Dia
Dirasa tak ada sambutan, Lea akhirnya menempelkan tubuhnya ke tembok dan mengulurkan tangan agar menjangkau lipatan tangan Argan untuk menjejalkan minuman kaleng ke sela lipatan.
Argan sempat memberontak dengan melepas kaitan tangan di dadanya, namun dengan tenaga penuh Lea akhirnya bisa meletakan minuman kaleng itu ke telapak tangan Argan.
"Minum aja kenapa, sih. Nggak gue kasih racun kok,"
Argan akhirnya menerima minuman itu dan langsung membukanya. Meminumnya seteguk.
Baru saja Argan ingin kembali mengangkat kaleng kecil itu ke bibirnya ketika suara sindiran terdengar di telinganya. "Iya, sama-sama Argan,"
Hot Chapters