Menuju Matahari
Dan sekarang ia benar-benar tercekam oleh itu.
“Dan... oh, ya, satu lagi, sekarang kau tak bisa bergerak bukan karena masih tindhihen, tapi karena tabokanku barusan. Kau baru akan bisa bergerak saat matahari terbit sempurna nanti. Jadi kalau mau salat subuh, salatlah secara batin. Badanmu sedang tak bisa digunakan sementara waktu.”
Kalau saat ini badan sedang berada dalam keadaan biasa, Jaladri pasti sudah mendelik sejadinya. Tak bisa digerakkan hingga pagi, dalam keadaan ngilu bukan main seperti ini!?