Menantu sang Dewa Perang
Indra Aris Setiawanbarbarian adalahciri ciri orang barbarnovel menantu legendariscerita pembantu penggoda
caci Ivan dengan menunjuk Baron dengan jarinya dan wajah Ivan yang menunjukkan emosi tak terbendung dari Ivan kepada Baron.
Baron tersenyum dengan begitu bengis, menunjukkan ekspresi wajah yang tidak pernah dilihat oleh siapapun di keluarga Hasya. Mata Baron tertutup, senyuman di wajahnya tertarik dengan begitu lebar. Lalu, Baron berucap, “Kenapa? Apa, kamu menganggap dirimu begitu tinggi hingga lupa kamu tercipta dari tanah? Kamu hanya perlu meminta maaf saja, itu mudah. Jika bersujud itu sulit bagimu. Maka, berlututlah! Itu, adalah penawaran terbaik daripada kamu melawan. Yang pastinya, ada konsekuensi yang lebih dari ini!”