Pertengkaran Hati
"Dia lagi anter Pak Taufik ke Lapangan, dan kebetulan saya ada urusan di bank hari ini, jadi ngga ada salahnya dong saya bareng kamu."
"Oh iya Pak, makasih ya Pak, jadi ngga enak saya disupirin sama bos."
"Biasa aja, An, jangan guguplah sama saya, saya ini ngga makan orang kok, masih makan nasi sama kayak kamu" Pak Hari terkekeh sambil menghidupkan mobil dan memulai perjalanan.
"Oya, An. Apa kamu selalu duduk didepan kalau lagi sama Budi?"
Hot Chapters