Madu dari Mertua dan Ipar
Selama dua bulan tinggal dengan mertua, aku memang bisa dikatakan tidak pernah berkumpul dengan tetangga, selain umurnya jauh di atasku, aku juga tidak punya energi untuk sekedar mengobrol karena sudah capek duluan mengurus urusan rumah.
Setelah selesai membeli ayam dan perbumbuan untuk ayam kecap, aku meneruskan langkah menuju tempat Kang Soleh-pedagang bubur ayam yang tempat jualannya tidak jauh dari tempat mangkal Bang Mamang.
"Kang, bubur ayamnya satu bungkus ya."
"Iya, Neng." Dengan sigap dia pun membungkus pesananku.
🌟🌟🌟