Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternyata Menantu Miliarder

Ternyata Menantu Miliarder

Ruangan ini khusus dihuni mereka yang ingin berpesta dan mabuk-mabukan, sedangkan ruangan sebelah khusus penikmat jazz mellow dan orchestra. “Ki-kita duduk di sini,” tanya Kenzo. Bella mengajaknya duduk di pojokan, dekat pintu keluar darurat. “Apa tidak terlalu rawan?” “Rawan apa? Semua orang di sini sudah diverifikasi. Tidak ada yang punya niat jahat. Kalaupun ada, dia pasti diamankan sebelum dia sampai lantai empat.” “Ohh, begitu ternyata.”
9.678.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

jelas bu Marliana. “Lho, mbakyu juga buka restoran toh?” Tanya ibu Diandra. “Bukan dik. Bukan restoran juga bukan warung makan. Itu hanya sejumlah mahasiswa yang mau makan malam,” jawab bu Marliana yang membuat bu Rarah dan putrinya, Diandra kian bingung. “Lho, gimana ceritanya mbakyu?” Tanya bu Rarah kian penasaran.
992 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

"Aku." "Dan Andreas." Ruangan kembali sunyi. Alexander baru menyadari bahwa selama ini ia tinggal di sebuah rumah yang bahkan tidak pernah benar-benar ia kenal. --- Raka mengambil secangkir kopi yang sejak tadi mulai dingin. "Dulu kami menyebutnya..." "...Ruang Nol." Alexander mengangkat alis. "Kenapa namanya seperti itu?" "Karena ruang itu tidak memiliki nomor."
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Money And The Power

Money And The Power

Ia mengikuti dua orang yang memandunya menuju ruangan lain yang berada di ujung. "Apa masih jauh?" tanya Renza. "Tidak, Tuan." Renza menyipitkan keningnya. Ruangan tersebut bukanlah VVIP khusus. Melainkan seperti tempat isolasi. Haruskah dirinya masuk? Pikir Renza. "Silahkan, Tuan."
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai bukan ruang
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Mikayla Azahra
Gak bisa bayangin gimana keren nya anak SMA menjalankan misi berbahaya ... Yg jelas pastinya keren banget, apalagi ini keturunan geng naga hitam bapak nya aja pada keren2 apalagi anak nya...... . Recommend banget pokoknya ............
S Rohmah
Akhirnya pasukan gank anak naga hitam muncul. ...... gak bisa bayangin gimana action nya mereka d satukan dalam satu sekolahan gank mafia. yang jelas aku sebagai pembaca jadi baper,membaca nya pun sampai terbawa halu ngebayangin keren nya action mereka.. Love love pokonya buat othor.. .........
Baca Semua Ulasan
Bukan Suami Sempurna

Bukan Suami Sempurna

pamitnya dengan wajah yang merona. Setelah pintu ruangannya ditutup, Bara terdiam sebentar. Ia langsung beranjak dari kursinya dan pergi ke toilet yang berada di dalam ruang kerjanya, ia langsung membasahi wajah dan bibirnya dengan air yang mengalir. “Sialan! Siapa kamu yang bisa menyentuhku tanpa izin!” geram Bara menahan amarah. ***
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

Bingung, Madeline pergi ke kamar mandi tanpa ragu-ragu. Perbedaan utama antara kamar mandi dan ruang tamu adalah semburan energi kebencian yang tampaknya membusuk di dalam. Saat berjalan masuk, dia dibuat bingung oleh pemandangan yang terlihat di depan matanya. “Lihat ini, Linnie. Ini semua adalah gambar dan informasi tentang dirimu dan aku.”
8.93.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67.7K kali sebagai bukan ruang
Tampilkan Ulasan (2082)
Baca
+Pustaka
Khairunnisa Meta
baca disini bikin emosi naik turun. kenapa sih buat Madeline bahagia susahnya minta ampun. kisah cintanya sm Jeremy tragis bgt,tiap mau bahagia ada aja halangannya. semoga endingnya bisa bahagia setelah ribuan rintangan mereka hadapi
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Baca Semua Ulasan
Menikahi Pria Culun Konglomerat

Menikahi Pria Culun Konglomerat

Tapi isinya sangat hidup. Ada ruang kelas, ruang bermain, dan satu ruangan sunyi yang selalu ia sebut “ruang bernapas”, tempat anak-anak, orang dewasa, siapa pun, boleh duduk tanpa harus bicara dan tidak ada kewajiban untuk pulih dengan cepat. Tidak ada target, hanya ruang untuk merasa ada. Kanaya sudah berhenti menjelaskan masa lalunya kepada orang-orang baru. Bukan karena lupa, tapi karena ia tidak lagi merasa perlu melakukannya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan jodoh

Bukan jodoh

Kata Ibu Tuti "Sekarang sudah terlambat mah, Bobi gak bisa kalau harus memutuskan Nia." Kata Bobi dengan nada yang tinggi karena emosi, lalu Bobi meninggalkan Ibu Tuti dan Ibu Ani di ruang keluarga dan pergi ke kamar nya. "Huhh. Harus gimana ya An?" Kata Ibu Tuti pada adiknya
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Mantan

Bukan Mantan

Aira langsung memelukku begitu pun dengan Umi. *** “Mas Akbar gak jahilin Mbak Ambar, ‘kan?” Aku menatap Aira. Kami sedang berbincang di ruang tengah. Mas Syafiq dan para pria sedang mengobrol di ruang tamu. “Mas Syafiq jahil banget ya orangnya?”
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

Oma sangat penasaran, dia takut Raya malah menimbun barang barang tidak berharga. "Oma tahu?" "Tentu saja tidak." "Maksudku, Oma.... Di rumah ini ada ruangan yang tidak Andro tahu." "Ruangan apa itu? Apa kau jangan jangan seorang mata mata, Ria?" "Bukan seperti itu, Oma," ucap Raya mengajak Oma menaiki tangga perlahan menuju lantai atas di mana di sana biasanya hanya untuk ruangan bermain atau bersantai. Tidak ada kamar, hanya ruangan luas dengan teknologi canggih yang bisa diganti ganti sesuka hati.
9.1139.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status