Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cinta Buta

Bukan Cinta Buta

“Dia tidak suka aku menjadi pelacur.” “Ini bukan rumah bordir!” Prisil agak sedikit membentak. Tapi segera menurunkan suaranya sebelum didengar oleh Utama yang ada di ruangan sebelah. “Kau tidak harus melayani laki-laki di dalam kamar. Di aplikasi ini, kamu cuma diharuskan untuk menemani orang datang ke pertemuan-pertemuan penting.” “Semacam …, LC?”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Suami Pilihan

Bukan Suami Pilihan

Suasana rumah tampak hening, seperti tak ada satu orang di rumah. Raka yang baru saja tiba melihat keadaan rumah yang tampak sunyi sepi. “Kemana orang-orang? Biasa nya Adara setiap sore begini sedang menonton!” ucap Raka segera menuju ke ruang Tv. Di sana ia tak mendapati Aadara , ia mencari ke semua ruangan namun tak menemukan keberadaan Adara. “Kemana dia, tumben sekali dia tak ada di mana-mana, apa dia sedang tidur?”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Ternyata Menantu Miliarder

Ternyata Menantu Miliarder

Ruangan ini khusus dihuni mereka yang ingin berpesta dan mabuk-mabukan, sedangkan ruangan sebelah khusus penikmat jazz mellow dan orchestra. “Ki-kita duduk di sini,” tanya Kenzo. Bella mengajaknya duduk di pojokan, dekat pintu keluar darurat. “Apa tidak terlalu rawan?” “Rawan apa? Semua orang di sini sudah diverifikasi. Tidak ada yang punya niat jahat. Kalaupun ada, dia pasti diamankan sebelum dia sampai lantai empat.” “Ohh, begitu ternyata.”
9.677.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
JATAH ISTRI MUDA

JATAH ISTRI MUDA

tanya nada kepada adek nya desi. "Baik kak.."desi yang masih tercengang melihat kamar nada, sesekali dia masuk kekamar mandi nada, karna dia lihat sangat luas. "Kak ada ruang ganti baju disini pun?atau ruang apa ini kak?"tanya desi yang merasa heran ada ruang tertutup dikamar mandinya nada. "Itu ruangan untuk spa"jawab nada dengan sedikit cuek. "Kalian kesini mau jenguk aku atau mau lihat kamar ku?"tanya nada yang sudah mulai kesal melihat tingkah laku emak dan adek nya itu.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

jelas bu Marliana. “Lho, mbakyu juga buka restoran toh?” Tanya ibu Diandra. “Bukan dik. Bukan restoran juga bukan warung makan. Itu hanya sejumlah mahasiswa yang mau makan malam,” jawab bu Marliana yang membuat bu Rarah dan putrinya, Diandra kian bingung. “Lho, gimana ceritanya mbakyu?” Tanya bu Rarah kian penasaran.
893 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

"Aku." "Dan Andreas." Ruangan kembali sunyi. Alexander baru menyadari bahwa selama ini ia tinggal di sebuah rumah yang bahkan tidak pernah benar-benar ia kenal. --- Raka mengambil secangkir kopi yang sejak tadi mulai dingin. "Dulu kami menyebutnya..." "...Ruang Nol." Alexander mengangkat alis. "Kenapa namanya seperti itu?" "Karena ruang itu tidak memiliki nomor."
10537 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan jodoh

Bukan jodoh

Kata Ibu Tuti "Sekarang sudah terlambat mah, Bobi gak bisa kalau harus memutuskan Nia." Kata Bobi dengan nada yang tinggi karena emosi, lalu Bobi meninggalkan Ibu Tuti dan Ibu Ani di ruang keluarga dan pergi ke kamar nya. "Huhh. Harus gimana ya An?" Kata Ibu Tuti pada adiknya
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Mantan

Bukan Mantan

Aira langsung memelukku begitu pun dengan Umi. *** “Mas Akbar gak jahilin Mbak Ambar, ‘kan?” Aku menatap Aira. Kami sedang berbincang di ruang tengah. Mas Syafiq dan para pria sedang mengobrol di ruang tamu. “Mas Syafiq jahil banget ya orangnya?”
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

Oma sangat penasaran, dia takut Raya malah menimbun barang barang tidak berharga. "Oma tahu?" "Tentu saja tidak." "Maksudku, Oma.... Di rumah ini ada ruangan yang tidak Andro tahu." "Ruangan apa itu? Apa kau jangan jangan seorang mata mata, Ria?" "Bukan seperti itu, Oma," ucap Raya mengajak Oma menaiki tangga perlahan menuju lantai atas di mana di sana biasanya hanya untuk ruangan bermain atau bersantai. Tidak ada kamar, hanya ruangan luas dengan teknologi canggih yang bisa diganti ganti sesuka hati.
9.1139.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Malam itu, di tengah hujan kecil yang menepuk-nepuk jendela, Raydan berkata pelan: "Aku ingin bangun ruang, Na. Ruang yang tak menghakimi. Tempat orang bisa datang bukan karena ingin jadi lebih hebat… tapi karena ingin bernapas.” Nara meletakkan bukunya. “Ruang seperti apa?” “Ruang pulang,” jawab Raydan. “Buat siapa pun.” --- Keesokan harinya, mereka menulis rancangan di papan tulis putih bekas milik Raydan:
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status