Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku

Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku

Saat aku mengangkat pandanganku, aku melihat beberapa pria sedang bermain biliar. Seluruh ruangan dipenuhi asap tebal. Bukankah ini seharusnya 'ruang pertemuan'? Di pintu jelas tertulis 'ruang pertemuan'. Tapi kenapa tempat ini lebih mirip dengan klub? Di dalamnya ada dekorasi mewah, lengkap dengan rokok dan minuman mahal, serta berbagai peralatan hiburan. Aku berdiri di pintu cukup lama, mulai merasa ragu apakah aku salah tempat.
9.3259.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai bukan ruang
Tampilkan Ulasan (103)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
gw kasih bintang setengah karna kecewa.... stak alur cerita nya ga ada progres kemajuan buat Meisya kalo di Webfic ( Audrey), Audrey berhak BAHAGIA... Baru tau gw, ini kan novel terjemahan kan dari luar ya, koq konfliknya STAK DI SITU AJA... Berarti orang luar PENULIS ASLI NOVEL ini,, kurang PANDAI
Diana Lim
kasih tau dengan jelas dong Thor,jgn buat penasaran berbulan2 itu Cindy sebenarnya siapa?masa iya cinta pertama nya Zayn?serius Zayn suka sama Cindy tapi mau juga sama Audrey? maruk bener kalau iya wkwk,atau Cindy yg cinta pertama nya adalah Zayn, tapi Zayn menganggap adik aja karna sokongan duit?
Baca Semua Ulasan
Bukan Aku

Bukan Aku

Abidah menyadari ada yag tidak beres dari anak kecil itu. Di dalam ruangan itu sudah sesak dengan beberapa orang. Abidah menjinjit untuk melihat keadaan di dalam sebuah kamar di dalam bangunan yang tdai dituju seorang ibu tadi. Tampak anak gadis berusia sekitar lima tahun, terkulai lemas di kasur kecil. Anak yang sama yang menarik perhatian Abidah sejak kemarin. Abidah berusaha masuk tapi tidak bisa. Terlalu sesak di dalam. Akhirnya dia menyerah, duduk di ruang tamu bangunan itu. Abidah memerhatikan desain ruangan itu yang terlihat sederhana namun sejuk. Membuatnya santai walau tidak sesantai orang-orang di dalam kamar tadi. Akhirnya setelah hampir satu jam menunggu, satu per satu orang di d
1012.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ruang Pemungut Narasi Bau kertas usang dan tinta yang belum mengering menyambut Lena, Kai, Ustadz Faris, dan Kapten Arya saat mereka membuka pintu dari Dunia Pembaca. Di balik pintu itu bukan ruang terang atau gelap, tapi kabut huruf-huruf yang belum memilih kata. Ruang itu disebut Ruang Pemungut Narasi tempat setiap cerita yang pernah ditulis namun dibatalkan, dihapus, atau ditinggalkan sebelum sempat dihidupkan… tinggal dalam diam.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Perawan

Bukan Perawan

“Boleh saya dan Biru bicara? Saya ingin meminjam ruang interogasi.” Untuk pertama kalinya Jingga bersuara, dia tahu di setiap kantor polisi memiliki ruang interogasi dengan kaca besar. Orang-orang di luar ruangan itu bisa melihat kondisi dan percakapan di dalam ruang interogasi melalui kaca tersebut tapi tidak sebaliknya. Davian pernah menceritakan mengenai ruangan tersebut kepada Jingga. “Silahkan,” kata ayah Roni-ayahnya Davian.
1074.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

"Aku udah menemukan beberapa tempat Yah, sudah ada 4 tempat yang ku pikir bisa dipilih untuk dijadikan tempat acara nanti. Tempatnya semi outdoor jadi saat akad bisa dilangsungkan secara outdoor sedangkan resepsi bisa dilangsungkan secara indoor." Raizan mengangguk paham. Ia meneguk teh hangat yang telah disediakan di depannya. "Hm, itu dimana?" "Ada 4, yaitu Rumah Ohan, Saphira House, Bumi Kartika, dan Restapa Jiwa. Cuman, di antara keempat itu aku paling sreg Bumi Kartika karena suasananya lebih nyaman dengan pemandangan akad nanti ke arah air mancur dan kolam."
18.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Om Tajir Milik Si Kutu Buku

Om Tajir Milik Si Kutu Buku

Demikian pun, ia mempercepat langkahnya sampai di ruangan yang disebutkan dalam surel. ‘B.904,’ batin Ivy menyebut nomor ruangan yang terletak di ujung lorong. Ruangan itu memang ruang kelas besar yang biasa dipakai untuk acara BEM. Karena pintu ruangan itu terbuat dari metal penuh, Ivy tidak bisa mengetuknya. Jadi, Ivy memang harus langsung membuka pintu begitu saja. “Permis—” Ucapan Ivy terpotong melihat apa yang ada di dalam ruangan itu.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk, Gus!

Nikah Yuk, Gus!

Hanya dua bola mata indahnya yang diijinkan mengamati ruangan baru itu--ruang bercat cream dengan berbagai obyek tidak terpakai. Figura usang, sapu kehilalang gagang, tempat sampah pecah, gelas berdebu yang ditumpuk di dalam krak, kursi-kursi kehilangan kaki atau karena sofanya berlubang. Semuanya mangkrak di ruang berventilasi sempit yang disebut gudang. "Mulut lo itu serupa karet, sering melempar kembali ocehan orang." Bawon nyeletuk.
7.78.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Maka sahabat-sahabatku labuan menolak kelabilanku jika Bee tak ada. Greencastle Terakhir, yakni Greencastle atau rumah hijau. Bisa disebut juga sebagai istana kehidupannya dan ruangan hidup. Di ruangan ini tak ada kebutuhan khusus secara individu ataupun kelompok, seperti Yellow Room, All Blue, ataupun, Blackhole. Jika kalian telah merasa tak memiliki suatu masalah batin , kebutuhan akan tersampaikannya gagasan, ataupun perkumpulan privasi keluarga, maka kalian bisa bagian paling hidup ini.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Dengan kata lain, ruang tanpa malam pasti sama atau setidaknya mirip dengan ruang bumi. Surya jadi merasa bersalah. Seandainya saja dia tidak muncul, mungkin orang-orang itu bisa tetap hidup. Apa yang disebut tes itu hanyalah sekadar ruang terpisah. Semua yang muncul dalam ruang ini adalah nyata, kecuali ciri khas ruangnya. Ruang ini berbeda dari ruang bawah ataupun ruang bumi. Semua korban jiwa dan pasar yang sudah hancur itu tidak akan muncul lagi setelah ujian ini selesai. Mereka adalah manusia sungguhan.
9.9390.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.3K kali sebagai bukan ruang
Baca
+Pustaka
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

Bab 13: Onde-onde Ruangan yang sedang aku pandangi itu tidak mempunyai label. Namun, menurut keterangan Ibu Kemas itu adalah ruangan serbaguna, tempat para karyawan beristirahat, duduk-duduk, atau menggosipi para atasan yang menjengkelkan.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai bukan ruang
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status