Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Laila berada dalam ruangan yang dibatasi tirai, bersama Rosma, Yani dan beberapa kerabat dari pihak Arsen. Gaun putih muslimah bertabur kristal swarovski, hijab panjang yang menutupi dada, hiasan bunga melati dan mahkota di kepala Laila membuatnya menjelma menjadi bidadari. Tanganya berhiaskan henna berwarna merah dengan ukiran bunga yang cantik, sangat serasi di jarinya yang lentik. Kerabat Arsen juga beberapa karyawan Arsen di kantor tempat Laila dulu bekerja, yang kebanyakan orang kaya dan strata hidupnya diatas rata-rata itu, kasak-kusuk di belakang Laila.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as bunga dahlia ida laila
Read
+Library
Pemilik Hati Tuan Mafia

Pemilik Hati Tuan Mafia

Musik kembali dinyalakan dan bunga kembali berjalan, Sagio keluar dari lingkaran karna ia tak mau ikut lagi. Ia mendengar beberapa orang membicarakannya, dan itu cukup melukai perasaannya. Kali ini, sedikit lama dan saat buket bunga di tangan Dahlia musik berhenti. Pelayan memberikan microphone kepada Dahlia. “Dahlia, truth or dare?” tanya Khaira. Dahlia berpikir sejenak, “Truth!” lugasnya. “Bagaimana jika orang yang kau cintai, mencintai sahabatmu sendiri?” tanya Khaira
102.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as bunga dahlia ida laila
Read
+Library
Putriku, Delia

Putriku, Delia

"Iya, Sayang. Dia teman sekolahmu yang mem-bully Delia." Dia bergumam, lalu menjatuhkan kepalanya di bahuku. Senyum tersungging mendapati sikap manja Delia yang tiba-tiba. Meski dia hanya diam, tetapi dengan dia yang mau dekat seperti sekarang sudah cukup menjelaskan. Tangan bergerak mengelus lembut surai hitam legamnya. "Delia mau beli bunga lavender." Aku mengangguk, lalu mengecup dahinya. "Iya, Sayang. Nanti kita beli bersama."
3.1K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as bunga dahlia ida laila
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Alira.” “Iya?” “Tidak semua hal perlu dibicarakan terlalu jauh.” Alira mendesah kecil, meski sudut bibirnya sempat terangkat. “Baiklah. Aku hanya mengatakan apa yang kulihat.” Ia kembali bekerja, merapikan bunga-bunga yang baru datang dari pasar pagi. Ada krisan kuning, beberapa daisy liar, dan tangkai lavender yang masih membawa aroma lembut dari bukit.
10624 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as bunga dahlia ida laila
Read
+Library
LILY

LILY

Dia adalah Albara Sabian Wijaya. Laki-laki yang menolong Lily saat dia pingsan di restoran. Sekaligus anak laki-laki yang Lily temui di taman dan memberikannya jepit rambut itu. Lily adalah nama yang tentunya selalu dia ingat. Sosok anak permpuan yang menangis sendirian di taman dan jangan lupakan satu hal bahwa anak perempuan itu sangat cantik. Wajahnya yang bulat, bibirnya kecil dan berwarna pink, serta pipinya yang gembul membuat Bara saat itu menyukai perempuan kecil itu meskipun wajahnya sembab dan matanya memerah karena menangis. Bara tidak menyangka akan bertemu kembali dengannya di sini. Bara bersyukur tidak menolak ajakan papanya untuk bertemu dengan klien di New York.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as bunga dahlia ida laila
Read
+Library
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

Satu langkahnya untuk mendekati gadis itu terhambat dengan adanya perjodohan ini. "Tuhan, kenapa Kau pertemukan aku dengan dia jika pada akhirnya Kau menghambat semua perjalanan untuk bisa dekat dengannya," gerutu Hayden sebelum menutup mata dan menyelami alam mimpi. *** Malam ini Elia terlihat begitu cantik dengan balutan dress putih bercorak bunga dengan panjang baju selutut. Rambutnya digerai, memamerkan gelombang alaminya. Riasan tipis tak mungkin ketinggalan dari gadis itu. Penampilan yang cukup sederhana untuk kalangan atas seperti Elia. Namun, tak ayal tetap membuat siapapun akan terpesona dengan kecantikan yang Elia miliki.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as bunga dahlia ida laila
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status