Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Patah

Patah

*** Berssambung [1] Torero : pelaku utama dalam pertunjukan pertarungan manusia melawan banteng di Spanyol dan negara-negara berbahasa Spanyol lainnya. Dalam pertarungan ini, seorang torero berperan mempermainkan dan pada akhirnya membunuh banteng tersebut. [2] Muleta : kain merah yang diikatkan pada tongkat yang digunakan torero untuk mengganggu banteng dan menyembunyikan pedang
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 849 Times as butchered
Read
+Library
Cliche

Cliche

"Apa sanksi yang akan diberikan kalau gagal?" Sudut bibir So Hyun-Jae terpantik, lalu menempelkan telunjuknya di pelipisku. "Bang!" Jantungku seakan melorot. Bayangan akibat kegagalan pun menyeruak. Siapa yang ingin mati? Siapa orang di dunia ini yang tak sayang nyawa? Tidak seorang pun! Nilai jutaan dollar tak sebanding dengan nyawa yang dipertaruhkan. Sekalipun seluruh uang di dunia dikumpulkan, tidak akan bisa membeli satu nyawa.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as butchered
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

Seketika bau hangus mengisi ruang dapur ini. Jola buru-buru mematikan kompor, begitupun dengan Yogi. Tangan mereka berdua bersentuhan memegang tombol off pada kompor. Renata yang melihatnya hanya diam di tempat. "Apa itu masih layak untuk dimakan?" tanya Renata yang membuyarkan tatapan antara Jola dan Yogi. Jola menarik tangannya menjauh dari tangan Yogi. "Aku rasa tidak layak untuk dimakan Mbak. Rasanya akan sangat buruk karena hangus."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as butchered
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

​“Dasar ceroboh!” ​Suara Laras melengking, memecah kesunyian. Ia meletakkan sendok garpu peraknya dengan kasar. ​“Lihat, Bram! Kelakuan menantu tidak berguna ini! Bahkan hanya untuk mengambil garam pun ia tidak becus! Itu karpet kesayanganmu dari Italia, Arya!” ​Wajah Bramantya terangkat dari koran. Matanya menatap Arya dengan pandangan menghina yang tidak berusaha disembunyikan.
10723 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as butchered
Read
+Library
Broken

Broken

Ia juga tak ingin hubungan persaudaraan mereka hancur berantakan, hanya karena seorang pria. Semakin lama, semakin jauh Ami membatin. Lamunannya pun telah tiba di masa lalu, di mana kehancuran rumah tangganya dimulai. Akibat lamunannya yang terlalu jauh, ia pun membiarkan ayam yang sedang digorengnya menjadi hitam bak arang. “Bagus, ya! Ngelamun terus!” bentak Yena mengejutkan Ami.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 531 Times as butchered
Read
+Library
Complicated

Complicated

“Dulu itu, dia semacam iblis. Tanpa belas kasihan, mencari celah untuk mengakhiri hidupku. Hingga aku muak, memilih pergi. Entah memang sudah takdir, keinginannya terjadi atau memang takdir hidupku. Luka fatal yang kualami, membuat hal berharga itu rusak.” Avina membeku. “Setelah tau hal itu, aku mencoba mengubah perangai. Sedikit mengurangi beban, tepatnya di waktu tertentu saja akan melakukan aktivitas berat. Kalau setiap hari, membuatku kembali merasakan sakit yang lebih dalam. Minum obat pun lelah, aku memutuskan tidak menebus. Terus bersikap biasa, sampai benar-benar tidak terlihat sakit—tepatnya menahan sakit.”
106.6K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as butchered
Read
+Library
Complicated

Complicated

ucap Yoga takut Agatha histeris kembali. "Aaaaaaa ... Jangannn! Pergi!!" Agatha mendorong semua makanan yang ada di meja mereka hingga baju Iren terkena jus jeruk, Tara terkena baso, dan Revan terkena tumpahan mie ayam. Semua mata memandang Agatha dengan tatapan yang sangat tidak mengenakkan. "Dia gadis gila." "Dia kerasukan lagi." "Dia lagi acting." Bisik-bisik yang dapat didengar oleh Jessica membuatnya berteriak.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as butchered
Read
+Library
Menghancurkan Suamiku

Menghancurkan Suamiku

Dan tetap tidak cukup. "Bu, kalau ayamnya dikurangin setengah bisa nggak?" tanyanya dengan suara seramah mungkin, menyembunyikan guncangan dalam dirinya. Penjual sayur menatapnya, awalnya ragu, lalu mengangguk. "Bisa, Bu. Saya potongin ya." Marianna mengangguk dengan anggun, meski dalam dirinya ada sesuatu yang terasa seperti retak.
426 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as butchered
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status