Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Di sana, diletakkan cangkir yang tampak identik, namun teh di dalamnya sudah terlihat lebih dingin, dengan lapisan tipis kabut di permukaannya. "Teh ini adalah Bunga Musim Dingin. Ia diseduh dengan air yang baru mendidih, dan harus disesap dalam tujuh tegukan persis," jelas Xiang Ling, nadanya seperti guru yang mengajari anak TK. "Kurasa, di Kerajaan Qing, etika minum teh tidak seketat ini, bukan?" Para pelayan yang datang melayani tidak bisa menahan tawa kecilnya. Menyesap teh yang sudah dingin, apalagi dengan ukuran tujuh tegukan yang presisi, adalah hal yang konyol.
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Sultan's scandal

Sultan's scandal

Cansu memperhatikan Emine yang tengah menuangkan teh ke dalam cangkirnya. Wanita paruh baya itu kemudian memberikan secangkir teh itu padanya. "Silahkan, Nona. Secangkir teh melati akan membuat anda merasa tenang."ucap Emine seraya menyodorkan cangkir itu pada Cansu. Cansu diam saja. Ia menatap secangkir teh yang berada di hadapannya itu tanpa memberikan respon apapun. Hal itu, sontak membuat Emine kebingungan.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 137 Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Dan cangkir itu adalah cangkir yang telah dilumuri cairan bening dan kental sebelumnya. Terakhir adalah cangkir untuk dirinya sendiri. Lalu dia duduk di samping suaminya. “Mari, Dunsanak,” ucap Suan. “Silakan dinikmati.” “Hanya itu saja yang dapat kami sediakan,” ujar Nilam pula. “Kiranya Tuan tidak menolak.” Si Kumbang Janti tersenyum seraya meraih cangkir berisi air teh tersebut. “Tidak, jangan sungkan. Saya menolong bukan mengharapkan balas jasa, hanya kewajiban terhadap sesama.”
1074.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

'kapan seorang Anggara harus bingung dan merasa bersalah? Di tengah kecanggungan serta kebingungan, Anggara mengambil cangkir yang telah direndam dengan air panas beberapa saat lalu. Meski gerakan itu sedikit terlihat sedikit tersendat namun, pria itu tetap melanjutkan tindakannya. Cangkir tersebut ditahan sebentar diatas wadah kecil, hingga air pada cangkir menetes kebawah semua. Perlahan membuka box kecil yang sempat di bukanya tadi, mengambil sejumput pucuk teh kering dari dalam, meletakkan didalam cangkir, sebelum menuangkan air hangat dari teko yang lebih kecil.
7.312.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 425 Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Kemudian duduk di sisi meja teh. Meja itu kecil, rendah, dari kayu tua berwarna gelap. Di atasnya tertata satu set peralatan teh mulai dari teko tanah liat ungu—zizsha, cangkir-cangkir kecil tanpa gagang, penjepit bambu, sendok teh kayu, penggiling teh dari giok, pengaduk dari bambu, kuas bambu, serta mangkuk pembilas berukir sederhana.
1037.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Sang Naga Bumi

Sang Naga Bumi

Masalah seperti ini berada jauh di luar jangkauannya dan dia juga tidak boleh protes atau Qin Guan bisa berada dalam masalah. “Sebagai gantinya, hari ini aku akan mengajakmu berjalan-jalan.” Qin Guan mengambil air mendidih dari dalam tempayan dan menyiram dua cangkir kosong untung menghangatkan cangkir tersebut. Jika cangkir untuk minum teh ini terlalu dingin, maka akan mengubah rasanya cukup drastis, mengurangi kesegarannya dan menekan aromanya. Dia membalik cangkir tersebut, mengangkat teko porselen beberapa kali sebelum menuangnya dengan perlahan.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Ada sebuah meja persegi empat berukuran sedang, yang berkaki pendek untuk minum dan menyeduh teh. Di atas meja kecil itu sudah dilengkapi dengan peralatan untuk membuat teh, seperti : 1 buah Kompor tanah liat (anglo), berisi arang menyala untuk memasak air panas, di atasnya ada sebuah teko berisi air mendidih, yang sedang mengepulkan uap air. 4 buah cangkir teh dengan ukiran yang cantik terbuat dari bahan keramik. Beberapa kotak berisi daun teh dengan kualitas terbaik.
1012.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 449 Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
My Supermodel Husband

My Supermodel Husband

Cangkir yang berisi teh panas itu goyang dan mengenai tangannya. “Aucchh …,” teriaknya ketika tangannya terkena air panas. “Kamu tidak apa-apa.” Kafa langsung bergegas menghampiri Flo. Meraih cangkir berisi teh panas yang dibawa Flo. Memindahkan cangkir ke meja.
9.917.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 427 Beses bilang cangkir teh
Read
+Library
Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Cangkir itu meluncur mulus di sepanjang meja dengan gelombang energi berputar di sekelilingnya. Meski bergerak sangat cepat, tak setetes pun teh tumpah dari cangkir. Ryan mendengus dingin. Dengan gerakan santai, ia mengulurkan tangan. Seketika cangkir teh itu berhenti di jalurnya, seluruh kekuatannya lenyap seolah tak pernah ada! Dengan tenang ia meraih cangkir itu dan menyesap tehnya. "Tidak perlu bertele-tele lagi," ujarnya datar.
9.71.3M viewsOngoingIdinagdag sa Library 27.1K Beses bilang cangkir teh
Ipakita ang mga Review (79)
Read
+Library
Raden Arya
Salam Kak Rionir, semoga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. untuk pembaca setia juga semoga sehat selalu. izin promosi ya kak. untuk teman-teman yang suka novel action, mafia, balas dendam, dan identitas rahasia. pokoknya wajib baca novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. ...
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Basahin ang Lahat ng Review
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Tedja dengan tenang menunjuk ke secangkir teh lagi di atas meja dan berkata, "Ini adalah Teh Jubah Merah yang dikenal sebagai raja dari segala teh, sangat sulit didapat. Kamu cobalah." Saat berbicara ... Tedjadengan cepat melemparkan cangkir teh dengan satu gerakan tangan. Cangkir itu berputar di udara, sangat stabil dan tidak ada yang tumpah. Tedja tetap terlihat santai, seolah tidak memedulikan kemarahan Teguh. "Brak!" Teguh mengerutkan keningnya, memukul cangkir teh hingga pecah dengan satu pukulan. Saat ini, dia dengan dingin berkata, "Kaisar, aku datang ke sini untuk satu pertanyaan."
9.5368.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.5K Beses bilang cangkir teh
Ipakita ang mga Review (54)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rich 77
hai pembaca, yuk kepoin cerita tentang seorang dewa perang yang menjadi menantu tidak berguna di keluarga istrinya. Simak kisahnya setelah dia mendapati istrinya berselingkuh di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status