Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Tedja dengan tenang menunjuk ke secangkir teh lagi di atas meja dan berkata, "Ini adalah Teh Jubah Merah yang dikenal sebagai raja dari segala teh, sangat sulit didapat. Kamu cobalah." Saat berbicara ... Tedjadengan cepat melemparkan cangkir teh dengan satu gerakan tangan. Cangkir itu berputar di udara, sangat stabil dan tidak ada yang tumpah. Tedja tetap terlihat santai, seolah tidak memedulikan kemarahan Teguh. "Brak!" Teguh mengerutkan keningnya, memukul cangkir teh hingga pecah dengan satu pukulan. Saat ini, dia dengan dingin berkata, "Kaisar, aku datang ke sini untuk satu pertanyaan."
9.5367.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.5K Beses bilang a cup of tea
Ipakita ang mga Review (54)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Viceroy
bab 595 ceritanya sungguh membagongkan , masa iya raja srigala dg segala kemampuannya di ancam musuh yg ecek2 dg menyandera Caira dg lugu nya Teguh sang raja srigala mau2 disuruh minum racun hadehhh padahal dg kemampuannya dg mudah menghancurkan penyanderanya hadehhhh penulisnya terlalu lebayyyyhh h
Basahin ang Lahat ng Review
Oh, My Prince

Oh, My Prince

Tubuhnya pun telah terbungkus dengan selimut hangat berwarna biru. Shaunia segera mengubah posisinya dari tidur menjadi duduk. Ia menolehkan kepalanya kesana kemari untuk mencari Kiehl. Dan pada akhirnya ia menemukan pria tersebut sedang membawa sebuah cangkir berisi teh apel, yang merupakan minuman khas negara Androva. Wangi segar khas apel hijau yang bercampur dengan teh tercium sangat menggoda dan harum.
9.23.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
Menaklukkan Suami Jahat

Menaklukkan Suami Jahat

Teh dituangkan ke dalam cangkir, Arthur menyodorkannya ke arah Helenina sebelum menuang secangkir untuk dirinya sendiri. “Minumlah, Nina,” kata Arthur. “Kau menyiapkan semua ini sendiri?” tanya Helenina. Arthur tersenyum kecil. “Aku yang membuat tehnya.” “Kuenya juga?” Terkekeh, Arthur menggeleng. “Aku membelinya.” Helenina mengangkat cangkir tehnya dan menghidu aromanya dalam-dalam, lalu seketika itu juga tubuh Helenina menegang. Pelan-pelan, Helenina meletakkan kembali cangkir teh itu ke atas tatakannya. Lalu beralih mengambil piring berisi potongan pie apel.
1028.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 874 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
Beta Romeo And His Rogue [ID]

Beta Romeo And His Rogue [ID]

Dan yang lebih Rena sukai adalah Lea termasuk orang yang kritis terhadap sesuatu. Tangannya mengaduk teh yang selalu ia hidangkan setiap pagi. Teh sencha, minuman berwarna hijau khas jepang yang dibuat dengan cara unik yaitu dikukus dan kemudian digulung dan dikeringkan. Hidung yang tadinya mencium aroma teh berubah menjadi kayu manis dan juga bau pohon pinus yang semakin mendominasi. Rena menguatkan tekadnya hingga membuat tangan yang menggenggam sendok itu mengepal.
106.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Menyapu debu yang sebenarnya hampir tak ada. Membersihkan rumah selalu membuatnya merasa masih berguna. Di dapur, ia menyiapkan teh. Satu cangkir. Tangannya berhenti. Ia menatap rak. Ada dua cangkir di sana. Sejak lama, yang satu jarang disentuh. Ia mengambil satu saja. Duduk. Menyeruput perlahan.
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

Permintaan Terakhir Sebelum Bercerai

“Sejak tadi, aku perhatikan kau tak meminum tehmu?” tanya Ruth dengan nada santai. Ia menyesap teh yang baru saja dituang ke cangkir porselen berukiran bunga kecil yang indah. “Sayang sekali jika kau tak bisa menikmati teh seenak ini.” Althea tersenyum kikuk, tangannya meraih cangkir yang sejak tadi hanya digenggam tanpa disentuh bibirnya. “Maaf, Bibi. Aku… sedikit gugup, sejujurnya.”
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 151 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
Ibu Susu untuk Bayi Gaib

Ibu Susu untuk Bayi Gaib

"Saya bawakan camilan, Tuan." Tini meletakkan nampan di meja samping, menuangkan teh ke cangkir porselen bermotif naga biru. Uap harum melati menguar, bercampur dengan aroma samar dupa. "Berapa gulanya, Tuan?" "Satu saja." Tini memasukkan segumpal gula batu, mengaduk perlahan. Sendok berdering halus mengenai porselen. Ia mengulurkan cangkir dengan membungkuk sopan.
103.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 145 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
Terjebak Pernikahan dengan CEO Misterius

Terjebak Pernikahan dengan CEO Misterius

“Kau mau teh?” Ezra menggeleng. “No, thanks. Aku baru saja menghabiskan secangkir kopi.” Aurora hanya mengangguk. Satu kantong teh earl grey diseduh dengan air panas, menguarkan aroma teh hitam dan bergamot yang akhir-akhir menjadi favoritnya. “Apa yang kau sukai dari Kael?” Ezra memulai percakapan lagi. “No offense, aku hanya penasaran kenapa kau menyukai pria semenyeramkan Kael.”
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang a cup of tea
Read
+Library
Pendekar Pedang Suci

Pendekar Pedang Suci

Tidak ada banyak perabotan di dalam ruangan ini selain teko teh dan beberapa cangkir. Huang Fu membalik lima cangkir dan mengopernya pada para petinggi aliansi gongliao. Teko teh dibuka, aroma semerbak dari daun teh yang sudah diseduh beberapa lama menyeruak keluar. Huang Fu menuangkan teh untuk dirinya dan kawan-kawannya.
9.9122.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.9K Beses bilang a cup of tea
Ipakita ang mga Review (34)
Read
+Library
Khoirul N.
Selamat malam, Maafkan penulis yg tidur terlalu lama hingga naskah ini baru up lagi. Jika terasa aneh atau berbeda, maklumin ya. Semoga besok bisa up lagi~ terima kasih bagi sesiapa yg mungkin menunggu cerita ini dilanjut.
Pek Siansu
saran saya buat pembaca. jgn prnhbacq buku yg bab nya 1 per hari. kalian akan kecewa karna tdk akan tamat. alias putus di tengah jalan. kemudia buku yg berseri alias trilogi atau apa. sebab belum tamat yg satu saja sdh sok nulis judul lain. akhirnya tdk kompeten
Basahin ang Lahat ng Review
Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Sesekali alisnya mengerut, seolah nadanya tidak pas, lalu dia berhenti, menarik napas panjang, mencoba lagi. Chu Qiao berjalan masuk dengan langkah pelan, membawa sebuah teko porselen berhiaskan bunga prunus. Uap pekat menari dari mulut teko, menguar aroma teh pahit yang segar. Tanpa sepatah kata, dia menuangkan teh itu ke dalam cangkir kecil di depan Chun Mei. Kecapi berhenti berbunyi. Hanya suara gemericik teh yang mengisi ruang.
1069.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang a cup of tea
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
Nissa Salsabila
tolong dong kak. perbanyak ruang untuk menceritakan kaisar dan ratu chun. dibanding membahas kelicikan permaisuri yg rencana nya akan kakak buat gagal itu. please kak. aku suka cerita ini. tapi gak mau membaca kelicikan permaisuri terus. hiburlah saya dengan keromantisan kaisar dan ratu chun.
Emaknya Trejo
tau gk sih thor,ini cerita selain bikin aku dag dig dug bacanya jg bikin aku senyum2 sendiri kyk orang gaje,hubungan anatara kaisar dan chun mei yg bikin cerita ini romantis,jg cerita jenderal shang dan nona chu yg bikin baper,kalo di tanya aku pilih tim mana?aku pilih tim happy ending,wkwkwk
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status