Grafiti Dinding Hati
Namun, lagi-lagi, respons Citta membuat Johan sedih.
“Gaun pernikahan? Kurasa itu tidak penting, Om. Kebaya dan kain batik kurasa lebih dari cukup untuk kukenakan di hari pernikahanku. Tidak perlu ada gaun mewah dengan harga fantastis. Aku hanya menginginkan kesederhanaan, Om. Sederhana juga praktis agar prosesinya tidak memakan waktu yang lama.” Jawab Citta sambil kembali menghiasi wajahnya dengan senyum. Lewat senyumnya, Citta seolah ingin memberi tahu Johan bahwa ia tidak masalah dengan upacara pernikahan yang sederhana. Johan hanya manggut-manggut. Kali ini, ia benar-benar kehabisan kata-kata.
Bab Populer