SETELAH DIJUAL IBU TIRIKU
“Pak Saga, Kirimkan makanan sehat ke rumah sakit, cukup untuk dua orang. Bubur ayam hangat, sup sayuran, dan susu segar. Jangan terlambat.”
Begitu ia meletakkan kembali gagang telepon, Satya menghela napas panjang. Ia melirik sekilas ke arah Caca yang masih tertunduk. “Kamu juga butuh makan. Kalau kamu sakit lagi, siapa yang bisa aku andalkan di sini?”
Kata-kata itu membuat Caca terdiam. Dadanya bergetar, tidak menyangka pria yang dingin dan keras kepala itu bisa mengucapkan kalimat yang terdengar begitu… peduli.
인기 회차