Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

timpal Zhao Yìchen. "Isi apa, Ko?" tanya Emak OY. "Lengkap. Ada kucai, bengkoang, dan keladi," ujar Kelana Penyintas Waktu. "Minumannya, es sari kacang ijo dan lidah buaya, kuimpor langsung dari Pontianak," ungkap Benigno. "Aku bikin bingke, Mak. Ada yang original, keju, sama berendam," beber Zein.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Zia mengangkat payung hitamnya kembali ke atas lalu meninggalkan bunga itu sendirian. “Zia, kakak mencarimu dari tadi. Kau ke mana saja?” ujar Izzam kakak dari Zia setelah Zia berhasil sampai butiknya. “Ke supermarket,” jawab gadis itu seraya menyimpan payungnya. Pria dengan tinggi 180cm itu berdiri dan menunjukkan sebuah kertas. “Kau sudah bosan menjaga butik ini?” Zia yang jelas-jelas tahu apa maksud kakaknya hanya bisa menghela napas berat. “Aku sedang tidak bersemangat akhir-akhir ini kak,” jawabnya dengan menunduk lesuh.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Cireng, Cimol, Cilok, dan beberapa minuman seperti Es Serut, Dawet, dan juga Es Oyen. “Ah— sumpah kenyang banget,” keluhnya sembari mengelus perut. “Bagaimana tidak kenyang, kamu beli semua yang kamu lihat, Bee.” “Nggak ikhlas? Nggak rela bininya jajan?” sungut, Divya. “Nggak gitu.” Ghazi menggaruk pelipisnya. Ia salah berucap dan membuat Divya kembali bad mood.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

seru Kevan pada Ziyad. Mendengar seruan Kevan, Ziyad segera membuka tasnya. Dia mengeluarkan beberapa kotak kecil dan meletakkannya di atas meja. Ya. Semua itu adalah kotak kecil hitam elegan dengan corak batik berwarna gold pada pinggirannya. "K.C Tobacco." Senopati membaca nama perusahaan tembakau milik Kevan. Tulisan miring itu terdapat di bagian atas kotak.
9.8128.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai ceng zam zam kecil
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Hai! Hai! Zoya di sini. Maaf yah, Zoyaliciouz. Kemarin aku tidak dapat signal cuaca buruk jadi hanya update 1 bab. Hari ini Insyaallah update seperti biasa 3 bab. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah memberikan germ. Beri komentar bintang 5 yukk agar bintang di novel ini menyala! Mamacih
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Berjalan menyusuri jalan setapak dari rumah ke rumah untuk menawarkan jambu air yang ia jual. "Bi jambu Bi," tawar Zuzu pada ibu-ibu yang berada di bale. "Jambu apa itu Neng?" "Jambu air Bi," "Coba sini dilihat," Ia pun mendekati mereka. 'alhamdulillah laku dua plastik' syukurnya dalam hati.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Aku meletakkan nampan di nakas lalu mengambil bagianku. Cassandra melakukan hal yang sama, ikut mengambil kaleng soft drink lantas membukanya. “Mami mana, Zach? Kok aku nggak ngeliat?” Cassandra bertanya sambil membuka cardigannya hingga hanya menyisakan crop tee putih pas body yang memamerkan perut mulus dan pusarnya.
9.728.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Tunangan Kecil CEO Muda

Tunangan Kecil CEO Muda

Ia dirangkul dengan hati-hati oleh tangannya yang kekar. “Apa kau bisa jalan sendiri?” tanya tanya pria itu untuk memastikan. “Tidak.” Calista menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia bahkan tidak tahu apakah kakinya masih berpijak atau tidak. Dengan cekatan pria itu menggendong Calista ala brydal style. Calista bisa mencium aroma harum yang maskulin dari tubuhnya. Obat perangsang yang diberikan pada minuman Calista tadi, mulai sedikit bekerja saat ini.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
TOXIC (INDONESIA)

TOXIC (INDONESIA)

“Parah sih, hujan-hujan gini rela pake motor cuma untuk nganterin apa tuh ....” Zia memeriksa kantong kresek yang diberikan Eza. Satu kantong kresek berisi beberapa jenis pembalut, koyo, dan minyak kayu putih sementara kantong kresek lainnya berisi es krim dan cemilan. “Uhhh ... so sweet parah!” Gween lanjut menggoda. “Apaan sih, Gwen. Paling juga kebetulan aja.” Zia masih terus mengelak godaan Gwen.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai ceng zam zam kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status