Aku, istri kedua
Sedangkan lelaki kecilku itu tampak riang setelah menerima bingkisan oleh-oleh dari Neneknya.
“Ini ada jenang, oleh-oleh khas kudus. Ada juga jambu air dari Demak, kolang-kaling dari Cirebon, Siwalan dari Tuban, dan parijoto dari Muria. Yang parijoto khusus Arini supaya anaknya berparas tampan atau cantik.”
Aku saling berpandangan dengan Mas Zul, ketika nama Arini keluar dari bibir ibu.
“Umi Arini sudah pergi kok, Nek!” ucap Zafran yang membuat ibu tampak mematung, di lihatnya Mas Zul dan aku secara bergantian.