Menikahi Tuan Tanah Misterius
Melihat lawannya sudah ngos-ngosan, Bara mendengkus geli sebuah ejekan tanpa suara yang sangat menyebalkan.
“Biar saya yang urus semennya, Dok. Dokter angkat batako saja,” ujar Bara dengan nada meremehkan yang sangat kentara.
Tanpa babibu, si Capybara itu langsung memosisikan tubuhnya di dekat truk. Dengan gerakan yang terlihat begitu terlatih dan enteng, ia mengangkat satu sak semen utuh, menghempaskannya ke atas pundak telanjangnya, lalu melangkah tegap membawanya masuk ke area kelas. Otot-otot punggungnya yang kecokelatan berkedut kokoh, berkilau karena peluh di bawah sengatan matahari jam satu siang. Sementara Aditya, dengan sisa-sisa gengsi pria kotanya, beralih mengambil batako satu pe
Hot Chapters