Menikah Dengan Pelacur [Indonesia]
Tetapi cara yang Dewa lakukan terdengar menyayat di hati Cinta, terlebih ketika pria itu dengan rela melimpah semua kesalahan ada padanya.
"Kenapa, Bun?" Kekhawatiran Cinta, disambut oleh Dewa bersama rasa penasarannya.
Sejujurnya Cinta tidak ingin menceritakan bagaimana perasaan getirnya melalui lubang telepon, namun setelah beberapa detik berpikir, kejujuran itu pun mengalir juga di sana, "Nggak kenapa-napa. Bunda cuma kasihan sama Ayah. Kan selama ini juga Bunda udah banyak ngikutin cerita pura-pura hamil yang Ayah buat. Bunda malah ke rumah Mama kemarin udah pakai perut karet yang Ayah beli itu, kan? Bilang aja waktu kita ke New York, baru deh bayinya jatuh di sana, Yah. Biar Bunda juga