Pasumpahan Tubo
Orang yang menonton juga ikut memuji-muji kepandaiannya karena di zaman yang sudah berubah, masih ada orang yang bertelenta dalam bidang kemistisan.
“Dua ekor sudah saya tangkap, akan saya buang di bawah kayu pundung dalam rimbo.” ujarnya sambil mengangkat puro berumbai.
Semua orang bertepuk tangan,si kakek naik ke rumah gadang untuk istirahat sejenak, tetapi matanya yang tajam masih memandang ke sekeliling rumah, beberapa kali dia menarik nafas pelan.
“Mukhtar, satu lagi yang paling ganas. Saya tak bisa mengalahkannya, masih bersemayam di rumah kalian,” ujarnya dengan suara menyeramkan,
Hot Chapters