Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku
Aku hanya bisa terpaksa menerima sentuhan pijatannya di sekujur tubuhku.
Rasa geli dan merinding menyeruak di hatiku. Tanpa sadar, aku mengeluarkan erangan-erangan kecil. Fajar tersenyum dan mempercepat gerakan tangannya. Sensasi nikmat pun menyerang dan tubuhku sedikit bergetar.
“Nyonya, kamu tahu pijatan ini nggak boleh berhenti, ‘kan?”
Fajar meletakkan seluruh tubuhku di ranjang pijat dan dengan lembut menanggalkan pakaianku. Aku terperangkap di bawahnya, ada perasaan tertekan yang aneh.