Duka Cita
Sepertinya, Sandra sudah menceritakan semua hal kepada besannya itu.
“Pagi,” sapa Cita menyematkan senyum kecil, dan langsung menghampiri kedua mertuanya lebih dulu. Setelah mencium punggung tangan sepasang suami istri itu dengan hormat, Cita segera beralih pada Sandra, dan duduk di sebelah sang mami. Sejenak, Cita menyapa Pasha dan Erina yang duduk berseberangan dengannya. Tidak lupa, ada Pandu yang duduk tepat di samping Pasha, dan sangat terlihat kacau.
“Ada liputan pagi ini, Cit?” tanya David, sang papa mertua yang selama ini tidak terlalu banyak bicara.
Hot Chapters