Tukar Posisi agar Suamiku Mengerti Kalau....
tanyaku tidak sabar, sekaligus penasaran.
"Tapi...Ibu nggak akan cerita sama mertua dan ipar Ibu, 'kan?" Dia menatapku tidak yakin.
"Iya. Saya berjanji."
"Se--sebenarnya, sebelum kejadian pemerkosaan itu terjadi, Pak Ilman pernah datang sama saya, dan dia menyatakan cinta kepada saya. Saya menolak karena mereka sudah punya keluarga. Tapi setelah penolakan itu, saya sering mendapatkan teror lewat telepon dan juga w******p dari nomer tidak dikenal. Dia mengancam akan menghancurkan saya dan kehidupan saya. Saya tidak pernah merespon karena saya pikir si peneror hanya main-main tapi, seminggu setelah itu, saat Ibu berada di toko dan Bapak pergi, tiba-tiba ada orang datang menyusup ke dalam rumah