Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senandung Cinta Aisyah

Senandung Cinta Aisyah

"Maaf, Ibu, enggak bisa nyelametin Ibu kamu." Mbok Inah --tetangga depan rumah-- yang sudah Aisyah anggap ibu keduanya itu. "Mbok, Ibu, Mbok! Aisyah masih histeris. Air kemalangan itu tumpah ruah di pipi sang Gadis. Mbok Inah kasian. Ia memeluk Aisyah penuh rasa kasian. "Yang sabar, ya, Nduk!" Elusan demi elusan Mbok Inah berikan di punggung Aisyah.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Neraka 100 Hari Pernikahan

Neraka 100 Hari Pernikahan

"Ya kan aku udah bilang, kalau kesiangan bakal aku tinggal. Emangnya aku gak ada kerjaan nungguin kamu?" "Kan bisa bangunin aku. Siram aja kalau perlu," Fiolina masih tidak terima. "Nek, ada kopi susu gak?" Bukannya merespon Fiolina, Ferdian malah duduk di kursi tamu dan meminta kopi susu kepada Nenek. "Ada. Udah Nenek siapin yang kamu suka," Nenek lalu menuju dapur untuk menyiapkan kopi susu.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Lady Neenash

Balas Dendam Lady Neenash

goda Pangeran Sallac. "Sallac .... " Lady Neenash tak melanjutkan ucapannya saat melihat senyuman menggoda Pangeran Sallac. Meskipun sering bercanda, dia tahu sang kekasih akan benar-benar bertindak nekat kali ini. Akhirnya, Lady Neenash tak berani protes dan membiarkan Pangeran Sallac menggendongnya hingga mereka bertemu kembali dengan rombongan.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Setelah kepergian Alfan dan Arzen, Ayesha baru bisa bernapas dengan lega, ia bahkan sampai menghabiskan setengah gelas air dingin, untuk meredakan napasnya yang memburu. “Den Alfan sepertinya punya maksud lain, Non.” Tiba-tiba Nena mengejutkan, karena sudah berdiri tepat di belakangnya. “Maksud apa yang kamu katakan?” tanya Ayesha pura-pura bodoh. “Mungkin mau rujuk kembali, di manik matanya masih ada cinta dan penyesalan yang jelas terlihat, Non.” Seolah cenayang Nena mengutarakan apa yang diketahui.
9.9178.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

Sang Nenek tersenyum lebar, tetapi karena penampilannya yang demikian, senyumnya malah terlihat sedikit mengerikan. Ketiga gadis itu pun duduk bersimpuh di atas dipan bambu menghadap sang Nenek, dengan Cindy yang berada di tengah. "Silakan ceritakan masalah apa yang menimpa denok." "Umm... jadi begini Nek..." Cindy pun berceloteh penjang lebar. Nenek itu menyimaknya dengan seksama. "Oh, jadi begitu..." Sang Nenek mengangguk pelan setelah mendengarkan cerita Cindy. "Jadi denok ingin memikat hati seorang lelaki bernama Luthfi...."
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

Si Kriwil curhat. "Wah kalian p...ia pe ... kasa semua. Ke...en. Abdi teh be.. hubung anak udah tiga, sudah mulai pada copot engselna haha. Jadi sedapetnya aja disyuku.. i hehehe. Ga dapat ya tinggal nonton blue film bisalah keluar sendi.. i haha. Duh hidup abdi gini amat?" Si Teten asal Tasik yang nggak bisa ngomong huruf r ini cu...hat dong. Eh curhat aja.
1043.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Nona CEO Looking for Love

Nona CEO Looking for Love

Takut jika tiba-tiba Asher beranjak naik. "Isyana! Ini anak gadis lelet banget sih," gerutu Nenek Asma. "Sabar kenapa Nek." Selama membantu Nenek Asma Isyana tidak bisa berhenti memikirkan Asher. Pikirannya selalu tentang bagaimana pria itu berkata tadi. Apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Asher selama ini. "Isyana, cucu nenek yang paling cantik sedunia, bisa nggak kalau bantu Nenek itu yang tulus ikhlas lahir batin. Bengong saja dari tadi kerjaanmu," sindir Nenek Asma.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

Udah gitu bandel-bandel semua pula. [Zeus: Aku bandelnya cuma sama Mami, kok.] [Ares: Apasih, lagi nenen, nih.] [Eve: Nenen siapa, Mas?!] [Eros: Ini apa pula pasutri asap nyamber aja! MAMPUS LU RES!] [Ares: autotext, Sayang @Eve. Kalau nenen mah nanti di rumah aja. Barengan sama Astu dan Nira.]
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Wanita yang Kau Sakiti

Wanita yang Kau Sakiti

Didramatisir sekali. "Iya, ada apa, sih, Ceu, membuat kami tambah penasaran. Cepat dong cerita," desak Bu Neneng. Wanita yang terkenal biang gosip di lingkungan itu. 'Wah, berita ini bakal digoreng oleh Bu Neneng ini. Tapi nggak papa biar Hayana tahu rasa! Salah siapa berani macam-macam!' Monolog Bu Sastra dalam hati.
29.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

"Waktu malam Nenek meninggal, beliau meneriakkan namaku. Tapi aku nggak bisa datang, karena Nenek sedang dirawat di rumah sakit Jakarta. Kata Koko Asui, anak pertama Nenek. Semua orang dibuat kebingungan, karena Nenek tidak bisa mengenali anak kandungnya semenjak jatuh sakit. Tapi Nenek terus menatap fotoku, yang beliau bawa di dalam dompetnya. Sementara di Tanjung Pandan, aku memimpikan Nenek minta diantarkan ke sungai Kuning di jam dua pagi saat Nenek sedang sekarat. Nenek bilang, dia mendadak tidak bisa melihat saat itu. Jadi aku menggenggam tangannya, lalu menuntun Nenek ke sebuah lembah sungai yang indah berwarna kuning. Setelah itu aku terbangun, dan Ibu Suryati mendapatkan telepon dar
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cerita nenen asi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status