Tumbal Pengantin Iblis
Gelap, hanya gelap yang menyelimuti. Berpaling dari kenyataan yang harus diterima. Berusaha berpikir secara nalar mengukuhkan pendapat konyolnya, bahwa yang ia lihat hanya ilusi. Halusinasi saja, karena tak mungkin seorang manusia memiliki sebuah sayap. Itu semua hanya mitos dan legenda yang belum pasti kebenarannya Itu semua hanyalah cerita-cerita fantasi yang kerap ia saksikan dalam komik maupun anime favoritnya. Begitulah pemikiran itu bergejolak dalam benaknya. Sampai perlahan kelopak mata gadis itu bergerak, dan perlahan terbuka dengan pelan.