Luka Seorang Istri
Hari ini saat dia pulang dari rumah sakit, kami langsung menuju tempat psikiater, kuharap dengannya dia mau bicara, nyatanya nihil juga, kali ini malah aku yang harus bicara dengan psikiater itu.
Katanya jiwa Dilra terguncang, dia kehilangan sebagian rasa percaya dirinya.
“Apa masih bisa diobati?”
“Bisa, tapi lama, Bapak bisa terus menemani Ibu Dilra terus limpahkan kasih sayang padanya, sampai dia mau merespons.”
“Apa tidak ada cara lain supaya istri saya bisa bicara, lebih cepat,
“Ada, hipnoterapy.”