Gairah Cinta Kakakku
Suara Kak Juna tegas, mencoba meyakinkanku, namun kata-katanya terasa dingin dan menyakitkan.
"Aku ingat, tapi kita cuma saudara tiri, Kak. Tidak apa kalau saudara tiri saling mencintai, toh di agama nggak ada larangan." Aku mencoba membela diri, mencari celah dalam penolakannya.
"Itu memang benar. Tapi tetap saja nggak boleh!" Kak Juna menggeleng keras, menolak keras argumenku. "Kamu nggak boleh mencintai Kakak, Dek."