Status Facebook Tetangga
Mas Adnan menggelengkan kepalanya.
“Biar Mas tidak curiga denganku!”
“Aku percaya padamu, Cuma yang Mas sesalkan, kenapa Mama kok nggak cerita ke Papa.”
Mas Adnan mengajakku duduk, aku mengatur nafas agar emosiku tidak meluap kembali. Namun, ingat Khamila, aku akan buat perhitungan padamu.
“Mas, untuk apa aku cerita, itu bagian dari masa lalu, nggak usahlah kita ceritakan. Toh kita sudah bahagia, iya, kan? Aku mencintaimu, hanya kamu yang aku cintai.”
Sikat na Kabanata