Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

Neliwati Nelisajadetektif
Ia tersenyum memuji kepandaiannya berbohong. “Oooh, Neng mau cari kebun. Di sini yang paling luas dan lengkap sayurannya di kebun Pak Warno. Sayang beliau sudah meninggal seminggu yang lalu.” kali ini yang menyahut adalah Cecep. Ia terlihat menghisap sebatang rokok. “Aduh sayang sekali ya Kang. Apa tidak ada orang lain yang berkebun sayuran seperti Pak Warno di desa ini?”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Kau Pilih

Wanita Yang Kau Pilih

“Iya, ibu tahukan, Parmin.” “Tukang sayur yang biasa keliling di sini itu.” “Iya, itu diakan pacarnya Tuti, tapi ternyata dia sudah punya istri tapi ngakunya bujang, dan istrinya itu kemarin ngelabrak si Tuti.” “Lho kok bisa...”
9.333.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 975 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit

Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit

Walaupun aku harus belajar lebih banyak mengenai hal-hal yang berhubungan dengan perkebunan sawit, dan tentunya harus melawan rasa takut berada di rumah mewah itu. Aku sendiri mempunyai lahan, tak terlalu, hanya cukup untuk makan sehari-hari, menabung sedikit demi sedikit, ditambah dengan gaji bulananku di tempat kerja sebelumnya. Namun karena musibah yang menimpaku, semua tabunganku terkuras habis dan bahkan harus menggadaikan sertipikat kebun itu untuk membayar hutang. “Baik, Pak Hamdan, terima kasih banyak atas kepercayaannya. Nanti malam saya kirim laporannya seperti biasa, Pak.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Sentuhan Ajaib Mas Yanto

Sentuhan Ajaib Mas Yanto

Mereka duduk berderet menikmati es teh hangat untuk melepas lelah. Di tengah kebisingan pasar, salah satu kuli berbadan tegap, Mas Sapri, menghela napas panjang lalu membuka suara. “Kalian sudah dengar kabar soal bos kebun teh di perbukitan barat?” “Bos yang perutnya gendut dan berkepala botak itu?” sahut kuli lain menanggapi. “Iya, siapa lagi,” balas Mas Sapri. “Katanya dia lagi kebelet cari istri muda lagi. Sudah punya empat istri di rumah, masih kurang aja itu orang.”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Satu Hari Dua Akad

Satu Hari Dua Akad

“Ceritanya panjang, kalau diceritain mungkin besok subuh baru kelar.” "Ya udah nggak usah. Males gue dengernya. Gegara elo, acara bercocok tanam gue jadi gagal.” “Sejak kapan lo jadi tukang kebun?” tanya Jingga dengan polosnya. “Sejak lahir!” Hening, tidak ada lagi obrolan di antara mereka. Keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing. “Aduh, Mas Dipta siapa yang ngobatin ya?” celetuk Jingga tiba-tiba.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Zi Aldina
Mereka tahu perkataan Siti tidak mempunyai landasan atau pun bukti yang mengarahkan kalau Mona memang benar jahat. “Heh, siapa kamu! Beraninya dia berucap begitu!” teriak Ricard, suami Mona tidak terima. Siti semakin menguatkan pelukannya pada Rafa, seperti bayangan kemarin. Bukan hanya sekedar melihat, dia juga mendengar apa yang Rafa dengar. Mata Siti memejam sambil berucap, “suara berdering pukul sembilan ketika tukang kebun sedang memasukkan barang bawaan ke mobil. lalaki di sana berkata, ‘lakukan ... lakukan perintahnya, dia akan melunasi semua hutang rumah sakit istri si tukang kebun, agar selamat.’ Si tukang kebun menengok si bayi dan meminta maaf sebelum melakukannya. Dia menusukkan
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Denyit Ranjang Ibu Tiri

Denyit Ranjang Ibu Tiri

Gundik
Sambung salah seorang. Abang tukang sayur terkekeh lalu berkata "Ibu ibu ini paling suka bicara teka teki mbok ya langsung bicara terus terang. Pake musuh dalam celana segala nggak sekalian di dalamnya celana....." Tertawa ngakak. Brugh.... Salah seorang menimpuk abang tukang sayur dengan seikat kangkung "Diam kamu bang. Kaum pria tidak akan paham pekara wanita. Mending abang diam deh"
8.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Bukan Menantu Biasa

Bukan Menantu Biasa

Lelaki itu mengacungkan jempolnya. "Eh, ini rumput masih berserakan malah asyik pacaran aja," sindir tukang kebun yang kebetulan lewat. Lelaki itu melihat mereka berbincang namun tidak mendengar apa yang mereka bicarakan. "Apaan sih? Ikut campur aja! Sana kerjain tugas kamu! Kamu belum tau siapa kami? Saya Kakak dati Ningsih. Sana kerja! Jangan macam-macam kamu! Jangan sampai saya suruh ningsih untuk memecat kamu!" Bentak Siti kepada tukang kebun itu.
9.695.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Tukang Kebun Idaman Nyonya Muda

Tukang Kebun Idaman Nyonya Muda

"Ya, saya memang belum pernah menikah, Nyonya. Tapi sebagai laki-laki dewasa normal, saya tahu betul kalau perempuan secantik Nyonya ini sangat mustahil untuk ditolak. Makanya saya heran sama Tuan Harry." "Kamu—" Meisya kehilangan kata-kata. Kalimat jujur dari mulut tukang kebunnya itu entah kenapa membuat desiran aneh di perutnya. Gairah yang sudah lama terpendam dan tidak tersalurkan mendadak bergejolak hebat. Meisya akhirnya berdiri dan berjalan mondar-mandir di tepi kolam dengan gelisah. Pikirannya kalang kabut.
1049.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Suami Misteriusku

Suami Misteriusku

Kakek kembali mengunci pintunya. Ayam mulai berkokok di kandang belakang rumah. Aku yang telah bangun, segera bersiap memasak nasi di tungku tradisional di dapur ini. Rencananya hari ini aku dan Nek Saniah akan pergi ke kebun milik Pak Munawar. Kami akan memanen buah jambu di sana. Lumayan, upah yang didapat bisa digunakan untuk tambah-tambah biaya hidup kami selain dari hasil sawah. “Gawat! Orang gila itu berhasil kabur, atap gubuk itu rusak. Semalam rumah saya digedor-gedor sampai saya tidak bisa tidur!” ucap salah satu pekerja di kebun.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai cerita mesum tukang kebun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status