Kakak Ipar Rasa Pacar
Belum sempat Raka menjawab, Anton yang baru saja pulang dari kantor langsung menyahut, "jelas tidak ada, Ma. Dia saja pacarnya banyak, di Jerman juga dekat sama wanita kata Kakek. Belum lagi perselingkuhannya sama Tania. Huh ... bikin malu saja!"
"Papa ...." Anita menatap nyalang ke arah suaminya, mengisyaratkan pria paruh baya itu untuk diam.
"Kenyataannya memang seperti itu, Ma. Raka nggak mau berubah, padahal usianya semakin bertambah dan sudah saatnya menggantikan papa," lanjut Anton, yang kini sudah berdiri di samping Raka.
Kedua netranya menatap lurus ke arah Raka yang masih bersimpuh di bawah kaki Anita, sesekali ia akan menghela napas lirih.