Terjerat Cinta Ayah Mertua
Dengan sangat terpaksa, dengan perasaan terhina yang begitu dalam, Erina mengurungkan niatnya.
"Jalang sialan," geramnya mengumpat. Suaranya serak, penuh kebencian. "Kamu benar-benar menjijikkan. Sampai mau tidur sama mertua sendiri."
Meyra mengangkat kedua bahunya, mencoba tak mempedulikan hal itu. "Setidaknya aku nggak pernah merayu atau merebut suami orang."
Erina mendelik, matanya menyipit tajam lalu membalas, "Kamu seenaknya nuduh aku pelakor dan tukang selingkuh, tapi kamu sendiri—"