KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU
"Aku gak mau mainan baru, aku mau kalian kembali seperti semula. Aku gak mau seperti Mita, seperti Dodi. Orang tua mereka bercerai. Mereka punya ayah tiri, ibu tiri. Aku ingin seperti Pricilla dan Arini. Orang tua mereka bersama-sama."
Safira dan Danang terdiam. Sedangkan di dekat pintu, Pak Rahmat, Bu Andin dan Bu Sartini berdiri mendengar percakapan cucu mereka. Berderai-derai air mata Bu Andin hingga membasahi hijab besarnya. Begitu pun Bu Sartini, sampai lapuk tisu di tangannya.
'Ini semua karena si megaladon itu. Dasar wanita pengganggu. Awas saja dia. Kujadikan pecel saja dia nanti.'