Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dewa Immortal Naga Emas

Dewa Immortal Naga Emas

Keesokan harinya, suasana di istana Negeri Assassin terasa lebih tegang. Ruang utama, tempat Cermin Kebenaran akan digunakan, telah dipersiapkan dengan teliti. Cermin itu, yang terbuat dari kristal hitam legam, diletakkan di atas altar batu yang dikelilingi lilin-lilin berwarna merah gelap. Cahaya lilin memantul pada permukaan cermin, menciptakan kilauan misterius yang membuat suasana semakin dramatis.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai cermin make up
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

*** Cermin besar di hadapan Sekar memantulkan bayangan seorang wanita yang nyaris tak ia kenali. Kulit kuning langsatnya dipoles lembut dengan riasan natural yang mempertegas garis wajahnya. Mata besar itu kini lebih menonjol dengan sapuan eyeliner tipis, dan rambut hitamnya dibiarkan jatuh menawan di bahu. Sekar tak bicara apa-apa ketika para penata rias dan perancang busana itu mengaguminya, hanya sesekali mengangguk dan tersenyum tipis.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cermin make up
Baca
+Pustaka
Adik Ipar, Jangan Terlalu Dalam

Adik Ipar, Jangan Terlalu Dalam

Cermin di sana memantulkan sesuatu yang membuat keningnya mengkerut. “I—itu ....”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai cermin make up
Baca
+Pustaka
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Cermin itu juga terlihat tidak seperti cermin pada umumnya dan memberikan kesan misteri mendalam yang meminta untuk di pelajari. Arsita menatapnya lama. “Ini dari mana pak?” bisiknya. Pak Gino geleng kepala. “Kami juga baru tahu bu. Tadi pagi pas bersih-bersih, rak tua roboh, terus ini kelihatan. Kayaknya udah puluhan tahun nggak tersentuh.” Arsita berjalan pelan ke depan cermin, dan saat ia berdiri tepat di depannya… bayangan dirinya tidak ikut bergerak.
631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai cermin make up
Baca
+Pustaka
Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Rima memberiku sebuah cermin kecil, dan kulihat bibirku memang cantik dengan warna yang serasi, kurasa warna bibirku tadi memang mencolok. "Bagus, Rim," pujiku. "Beli, Mbak. Aku jual, nih." "Hah? B-berapa?" Ternyata promosi, hatiku melengos kecewa. "150 ribu, ini namanya lipcream," jawabnya membuatku terperangah. Pantas saja bagus, sementara lipstik yang tadi siang aku beli hanya 15 ribu. "Hem, enggak, Rim. Mahal, kan Mas Pamuji harus bayar rumah sakit ibu," tolakku menyindir.
74.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai cermin make up
Baca
+Pustaka
My Beautiful Bride

My Beautiful Bride

Katanya ini semua asli, Berlian Belgia dengan entah berapa karat, yang pasti itu berat dan menyusahkan, aku melepasnya dan mengembalikannya semua ke dalam kotaknya yang berwarna biru muda. "Oh, Begitu." Aku menatap wajahku di cermin, wah ini hari pernikahanku tapi mengapa wajahku seperti boneka Barbie yang dipaksa tersenyum? Aku menatap alat-alat make-upku sudah ditata rapi, tapi yah sebenarnya hanya sedikit yang asli milikku, lainnya ini kembali hadiah dari Daniel, dia memberikanku seset makeup korea. Aku mulai membersihkan wajahku, kulitku dari tadi protes dengan make-up tebal, kini terasa bersih.
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cermin make up
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

355 Malam ini, Mentari berdiri di depan cermin besar yang tergantung di kamar hotelnya, memindai pantulan dirinya dengan gaun panjang berwarna emerald yang elegan. Gemerlap kristal kecil menghiasi beberapa bagian gaunnya, memantulkan kilauan cahaya lembut dari lampu gantung di langit-langit kamar. Pasmina warna senada, membingkai wajah cantiknya yang dipoles make up flawless.
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.9K kali sebagai cermin make up
Tampilkan Ulasan (184)
Baca
+Pustaka
No6el
alhamdulillah TANPA BERBELIT-BELIT PANJANG LEBAR KAYAK SINETRON AKHIRNYA MENTARI MENGATAKAN SOAL PERKATAAN RATRI, TINGGAL SEBUT RATRI AJA & AKHIRNYA SAM TAU KUALITAS CALON ISTRINYA SI RATRI HOREEEE..mkasih banyak kk Rose, ini yg paling ak suka darimu, sat set sat set selesai & angkat masalah baru lg
Ning Smarni
menurutku, wanitq yg hidup terzolimi dari masih kecil & penurut,santun,sayang ortunya, ending hidupnya menjadi baik,kaya,tajir melintir, memdapat pasangan yg baik pula. kalo dicerita ini hidupnya makin miris,bagiku penulis ga liat ayat dlam al qur'an : wanita yg baik, bagi laki2 yg baik pula..........
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status