Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senar Merah Terputus, Cermin Retak

Senar Merah Terputus, Cermin Retak

Sepuluh tahun telah kuhabiskan untuk menemani Bagas Abimana, dari seorang pangeran yang hidup dalam keterpurukan hingga akhirnya naik ke takhta tertinggi. Namun, tepat setelah dia dinobatkan sebagai Raja, hal pertama yang kulakukan justru mengajukan permohonan untuk menghapus namaku dari daftar abdi istana dan meninggalkan istana. Sesuai peraturan istana, dayang biasa boleh meninggalkan istana pada usia 25 tahun. Tahun ini usiaku sudah 27 tahun, dua tahun lebih lambat dari seharusnya. Sudah waktunya aku keluar dan menikah. Setelah menyelesaikan pendaftaran di Biro Urusan Dalam Istana, sang kepala pengawas memberitahuku untuk kembali setengah bulan lagi guna mengambil surat jalan, dan saat i
4.4K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as cermin diri
Read
+Library
Mandi Keramas Setiap Pagi

Mandi Keramas Setiap Pagi

Malu, itu yang Asty rasakan, dengan segera ia mencubit punggung tangan Vanno agar kembali bersikap seperti biasa. "Vanno, nggak malu apa dilihahin pengunjung lain," ujar Asty. Vanno tersenyum. "Saking senangnya, terima kasih ya, kamu mau menerima lamaran aku." Tiba-tiba saja Vanno merogoh saku celananya, dan mengambil kotak kecil berwarna merah hati. Vanno membuka kotak tersebut lalu mengambil isinya, sebuah cincin yang bentuknya sangat indah. Tanpa menunggu lama, Vanno menyematkan cincin tersebut di jari manis Asty.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as cermin diri
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Tidak ada orang. Hanya ada satu benda tergeletak di lantai, di antara debu dan noda oli. Sebuah pemantik api. Perak. Merek Zippo. Dengan ukiran naga di sisinya. Persis seperti yang kutulis. Dan pemantik itu... menyala. Lidah apinya bergoyang kecil, biru di pangkal, kuning di ujung. Berdiri tegak di lantai, seolah baru saja diletakkan dengan hati-hati oleh tangan tak kasat mata.
866 viewsCompletedAdded to Library 31 Times as cermin diri
Read
+Library
Gemintang

Gemintang

Devina menatap Sena heran. Pegawai tersebut membukakan kotak yang berukuran kecil, kotak tersebut berisi cincin putih dengan desain pesanan keduanya. “Ini sesuai pesanan, cincin emas putih dengan berlian asli dari Eropa. Kami khusus pesankan untuk memenuhi selera Ibu dan Bapak,”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as cermin diri
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Kalian akan kubekali Pusaka Cermin Benggala Kembar! Pergunakan cermin kembar itu untuk menghancurleburkan siapa saja yang menghalangi langkah kalian! Jangan tanggung-tanggung, dan jangan ragu-ragu! Tak boleh ada lawanmu yang lari dalam keadaan hidup-hidup. Siapa pun yang halangi kalian harus dibunuh! Tak ada kenal ampun sedikitpun, sekalipun terhadap lawan perempuan! Mengerti?" "Mengerti, Ketua!" jawab Doma dan Damu bersamaan. Lalu, sepasang pusaka yang dinamakan Cermin Benggala Kembar diserahkan oleh Siluman Selaksa Nyawa kepada Doma dan Damu. Cermin itu berupa bola kaca yang bertangkai satu jengkal warna hitam tangkainya. Bola kaca itu licin, mulus dan dapat untuk bercermin. Pada bagian a
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as cermin diri
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Dayang-dayang dengan sibuk dan terburu-buru masih berusaha menutupi jejak kelahiran sang putra mahkota. BRAR, ah pintu kamar utama berhasil terbuka. Sebenarnya tujuan mereka hendak mencari batu Kristal Regana. Sebuah batu kristal abadi yang dapat menghidupkan kembali satu nyawa setiap seratus tahun sekali. Waktu yang sangat lama untuk menantikan batu kristal itu bekerja. Kebetulan sekali batu kristal itu dapat menghidupkan satu nyawa lagi lima belas tahun kemudian. Mereka menerobos kamar utama istana karena mereka memiliki dugaan bahwa batu kristal itu disimpan di kamar utama dengan penjagaan langsung dari rajanya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as cermin diri
Read
+Library
CERMIN GERBANG CINTA

CERMIN GERBANG CINTA

Setiap langkah di taman itu mengingatkan sesuatu pada Harry, tetapi dia tidak bisa mengingat apa itu. “Pak, di sini Ken pingsan dan ditemukan oleh keluarganya. Rumah ini adalah rumah cermin,” kata Momo sambil membuka pintu rumah itu. “Eh, tidak terkunci?” tanya Harry heran. “Tidak. Rumah ini memang untuk umum. Setiap orang yang singgah di taman ini bisa masuk ke rumah ini dan swafoto seenaknya.” Harry melangkah kaki masuk ke dalam rumah. Tidak ada siapa pun di dalam. Rumah itu penuh dengan cermin yang digantung atau diletakkan begitu saja. Bahkan lantainya pun ada yang terpasang cermin.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as cermin diri
Read
+Library
Cermin Retak Masa Lalu

Cermin Retak Masa Lalu

Itu pesan dari Yufri, katanya perusahaan mengadakan rapat dan dia akan pulang lebih malam. Saat aku hendak membalas, tiba-tiba melihat Susan memposting sesuatu di media sosial. Susan menulis, "Melalui semua gemerlap, melewati segala ringtangan, orang yang mencintaimu tetap akan berada di sisimu." Ada kotak berisi lingerie cantik berhias pita yang sangat mencolok di sebelahnya. Tanpa memperbesar gambar, aku langsung tahu bahwa itu adalah merek yang kemarin aku jelaskan pada Yufri.
12.5K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as cermin diri
Read
+Library
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

“Cermin itu, Lana, dianggap sebagai pemberian dari alam gaib, konon dibuat oleh para dukun sakti di masa itu khusus untuk Ratu Sekar Sari. Cermin itu memungkinkan Ratu untuk melihat ke dalam dunia roh, melihat rahasia masa lalu, dan bahkan, seperti yang dipercayai pengikutnya, memprediksi masa depan.” Lana merinding mendengar penjelasan Farah. Cermin yang ada dalam cerita ini terdengar seperti lebih dari sekadar artefak antik. Ada sesuatu yang menghubungkannya dengan kejadian – kejadian di masa kini, kematian Dimas dan kemungkinan bahaya yang menanti siapa pun yang berhubungan dengannya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as cermin diri
Read
+Library
Perjalanan Waktu Xie Tianlan

Perjalanan Waktu Xie Tianlan

Seketika keadaan menjadi hening. Pria berjubah tersebut berjalan mendekati benda yang dibawa oleh para pelayan dan langsung membuka kain hitam yang menutupi benda tersebut, "Tuan dan Nyonya sekalian. Di hadapan kalian saat ini, terdapat benda yang sangat langka. Ini adalah cermin yang bisa memantulkan bayangan sepenuhnya, sangat jelas dan jernih. Dibuat oleh pengrajin legendaris dari Dataran Utama." Tianlan hanya bisa tersenyum dalam hati. Bagaimana bisa mereka melebih-lebihkan cermin biasa seperti itu, sungguh dunia yang aneh.
9.947.4K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as cermin diri
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status