Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?
Ciuman itu panas, mendesak, penuh kebutuhan yang sejak awal terus tumbuh di antara kami.
Tangannya meluncur naik di punggungku, menahanku erat di tubuhnya, sementara lenganku melingkar di lehernya. Menciumnya di sana, di air sebening kristal itu, dengan matahari menghangatkan kulit kami dan perasaan seolah hanya ada kami berdua di dunia, terasa begitu intens sampai membuat tubuhku gemetar.
Saat akhirnya kami melepaskan diri untuk bernapas, kami sama-sama kehabisan napas. Dia menatapku dengan intensitas yang membuatku merasa seolah dia bisa melihat langsung ke dalam jiwaku.
Bab Populer