Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

ujar Widi dengan wajah manis yang dibuat-buat. "Ssiaap ...!" jawab Erlan lemas. "Cepat! Lamban!" lanjut Widi penuh emosi. "Siap!" ujar Erlan tegas sambil berlari. "Bangsat, mimpi macam apaan itu? Untung bukan mimpi basah. Bisa habis gue ditenggelamkan di kolam sama Bang Widi. Kenapa gini amat hidup gue, Tuhan. Mimpi tadi terlalu indah. Pengen halalin Kania." Suara batin Erlan sama kencangnya dengan langkah larinya.
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Sketsa

Sketsa

“Woa, jangan kemari! Jangan kemari! Kenapa kau malah berlari ke arahkuu!!!” “Ah! Sudahlah jangan malah memarahiku. Ayo lari bersamaku, kalau kau mau selamat!” Anak laki-laki itu menarik tangan gadis kecil yang sempat berhenti di jalan pulangnya. Mereka berlari bersama sembari menangis. “KAU BODOH!!!” “MAAF!!” *** Naya membuka matanya dengan napas terengah-engah. Keringat membasahi tubuhnya. Mimpi apa ia tadi? Random sekali. Bermimpi tentang anak-anak yang dikejar ayam.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Dia mengejar-ngejar Kiara yang berlarian entah ke mana. Dan mimpinya itu rasanya bagai berlangsung sangat lama. Bahkan di dalam mimpi pun dia sampai merasa kelelahan karena terus berlari ke sana ke sini. Hingga akhirnya di dalam mimpinya dia terlelap sangat nyenyak. Dia tidur cukup lama dan dia pun terlambat bangun.
9.240.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Pick You!

Pick You!

"Siap ibu kapten!" Setelah itu, aku berlari menuju kamar tidur. Membanting tubuh di kasur, dan memakai selimut hingga dagu. Memejamkan mata, berharap mimpi mengenakan seragam loreng bukanlah bunga tidur semata. . . Itu adalah salah satu ceritaku tentang bagaimana mimpiku sebagai pemimpi abdi negara. Banyak orang yang meremehkan, tapi aku tetap semangat.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
ICETEA
Setuju banget emang. Kadang rumah sakit banyak dipandang orang sebagai tempat yg menyeramkan. padahal, banyak juga kebahagiaan disana yg jarang kita sadari. Orang2 yg sembuh abis dirawat juga pasti bahagianya bukan main kan 🥰
cyprus.kohler
I love your work Pick You <3 So far your story is very interesting... I'll be waiting for the next update! Do you upload your stories to other platforms? Are you interested in growing and spreading your fanbase? If so, I'll be more than happy to help you with it XD
Baca Semua Ulasan
Diam-Diam Menikahi Miliarder

Diam-Diam Menikahi Miliarder

Halaman rumah mereka ditutupi rumput hijau, jadi aman untuk Ardian berlarian meskipun tanpa sepatu. "Kami sedang istirahat. Dan ngobrol. Benar, kan?" jawab Rangga. Dan sebuah cookies sudah berada di tangan Ardian ketika dia mengangguk. Dia siap menikmatinya. "Ngobrol tentang apa?" "Dia bilang dia bermimpi buruk beberapa hari yang lalu. Seorang monster mengejarnya." Kedua alis Gita berkerut. Bukan karena dia tidak khawatir tentang Ardian, tapi dia merasa cerita itu familiar. "Apakah itu mimpi saat kamu minta Mama tidur bersamamu, Sayang?"
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA KU

ISTRI KEDUA KU

jelasku panjang lebar. Fidelya hanya diam. Dia melanjutkan sarapannya yang tinggal sedikit tanpa menyahut ucapanku. Aku berdehem. "Fi, dengarkan Mas! Semua orang bisa mengalami mimpi dan mimpi apa saja yang di luar keinginan. Mungkin benar, Lukman bermimpi melihat kuntilanak di halaman samping rumah ini, tapi kembali lagi, itu hanya mimpi! Dan mimpi terjadi, di alam bawah sadar. Kamu paham 'kan, Fi?" Aku berkata seraya menatap wajah Fidelya. Sarapanku sudah selesai. Pagi begini, sudah membahas kuntilanak. Dasar Lukman sialan.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

kataku kepada orang di seberang. “Misi telah selesai,” ucapnya memberi laporan, lalu hubungan telepon berakhir. Aku segera memeriksa rekening bank milikku. Ada sejumlah besar uang yang baru saja ditransfer ke sana. Aku tidak pernah menduga bahwa proyek ini bisa berhasil semudah itu. Dia telah menipu begitu banyak orang dan dia tertipu dengan cara yang sama? Keserakahannya benar-benar tidak mengenal batas. Aku tidak bisa mengembalikan uang Papa yang hilang, tetapi aku akan memberikan uang ganti rugi yang aku dapat untuk mewujudkan impian calon ayah mertuaku itu.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
HOT NIGHT

HOT NIGHT

Jared pilih tidak menceritakan bagian dia melihat wanita yang menjerit-jerit di tengah lautan api, karena makin lama yang dia dengarkan adalah jeritan Mara sama persis ketika kemarin dia meronta-ronta karena melihat tubuh bibi Carolina. Kadang Jared memang memimpikan beberapa kejadian yang akan terjadi, tapi sering kali mimpi itu hanya hadir dalam bentuk kilasan yang tidak utuh, bahkan Jared sendiri sering tidak bisa mencernanya. "Tidur lah, besok aku harus bangun pagi untuk mengeluarkan para kuda karena sudah sejak kemarin tidak ada yang mengeluarkan mereka."
10872.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.0K kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Redmi Tri
sukak dgn KK Jemy Krn konsisten dgn ide cerita jd dr awal sampe ending gak ada yg rancu. biasanya kalo novel ongoing kan suka berubah di tengah2 cerita. tp kalo karya othor ini udh kayak novel cetak. d'best lah
Violetta
baru selese baca ulang lagi... si Dom ketemunya sama Jared pas Ane usia 2 thn ya... kan di cerita Dom pas ninggalin Amanda lagi hamil itu Dom belum tau siapa dia sebenernya... masih jadi Even ya jadi kan seharusnya Sisi umurnya sama kek Ane kok malah seumuran Jeny sihh??? aku bingung hwaaa
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Bukan Pengganti

Ibu Susu Bukan Pengganti

Pria itu mengusap pelan punggung Denada dengan mendekapnya erat, lalu berkata lembut untuk menenangkannya, "Kamu mimpi buruk. Itu cuma mimpi." Wanita itu menggeleng keras dan berkata dengan sesenggukan, "Gak, itu nyata. Ak-aku tiap malam mimpi it-tu. Aku lihat di-a diambil orang, terus aku kejar tapi, aku gak pe-rnah bisa sampai. Orang itu semakin me-menjauh."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Laki-laki itu selalu tampak seperti sedang berlari—mengejar sesuatu yang belum tentu tahu akan menunggunya di mana. Sedangkan Nayla... terus berjalan di belakang, memastikan jalannya tetap mulus. ** Suatu malam, Nayla bermimpi aneh. Ia berada di tengah hutan, sendirian, membawa lentera kecil. Di kejauhan, ia melihat Galan berlari, dikejar cahaya besar. Ia memanggilnya, berteriak-teriak, tapi Galan tak menoleh. Ia terus berlari... sampai akhirnya hilang dalam cahaya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status