Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Metamorfosis Anak Yang Terlihat Bodoh

Metamorfosis Anak Yang Terlihat Bodoh

Perhiasan dan penampilan yang diperlihatkan Orang dari Solo itu langsung melambungkan mimpi-mimpi indah mereka, ingin kaya, ingin hidup enak, hidup berkecukupan, ingin pendamping hidup perempuan cantik kayak bidadari, seperti yang diceritakan Orang dari Solo itu. Juga, Marto Kapuk muda terpengaruh. Dia sudah tak mampu menahan hasratnya yang membuncah, mengejar mimpi yang dihembuskan Orang dari Solo itu. Bersama orang-orang desa lainnya, mereka kasak-kusuk cari tahu bagaimana cara agar bisa sampai ke tanah Deli, negeri gemah ripah loh jinawi itu. Mereka sudah tak sabar ingin mendaftarkan diri menuju negeri impian itu. Sudah tentu Orang dari Solo itu langsung menyunggingkan senyum sinisnya, sa
9.810.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Laura Pohan
Cerita ini penuh inspirasi dan nilai kehidupan, kalau kita juga bisa berjuang untuk lebih baik lagi (seperti tokoh utama) walau banyak hambatan. Mengajarkan utk tidak mudah menyerah. Bagus sekali dan wajib dibaca
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Mimpi Cinderella

Mimpi Cinderella

Jangan mimpi mulu! Muluk-muluk, enggak, sih, jika aku berharap jadi Cinderella? Aku ini kan sudah biasa hidup sengsara dari kecil. Makanya sekarang cita-citaku hidup bahagia. Menikah dengan pangeran tampan yang mempersuntingku. Aih, indahnya! ***
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Namun, kerutan di dahi dan keringat yang membanjiri pelipis, menandakan jika Rinjani tidak tenang dalam tidurnya. Di sebuah dimensi yang biasa disebut alam mimpi, Rinjani tengah berlarian tak tentu arah, dengan terus memanggil-manggil nama orang-orang terkasihnya. Rinjani semakin histeris kala melihat sosok lelaki yang sangat dia kasihi perlahan berjalan menjauh. “Dava! Dava kamu mau ke mana? Tunggu aku.” Namun, yang dipanggil tak menoleh sedikit pun. Sedangkan Rinjani yang berusaha mengejar, seolah kakinya terikat dan sulit digerakkan.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
REFLECTION

REFLECTION

“Nah, kalau bisa, tunjukan! Aku ingin melihat bagaimana kau membantuku. Cermin itu memancarkan cahaya yang menyilaukan. Seledri menutup matanya. Ia lalu melihat ke arah kertas tugasnya. Masih kosong. “Omong kosong, apa yang aku harapkan dari benda itu.” Ia melemparkan cermin itu ke kasur. Matanya lalu kembali terarah ke kertas itu yang perlahan terisi degan tulisan yang bermunculan. “Waow … aku suka ini. Oh iya, ini hanya sebuah mimpi, begitu aku bangun maka semuanya akan hilang. Good job cermin, kau mempermainkanku dalam mimpiku.”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Lelaki Idaman

Lelaki Idaman

Terutama aku, aku akan merasa kehidupan rumah tanggaku tidak jauh dari saat bersama Adi. Semalam aku mimpi tentang Haris dan itu menjadi pertanda tentang perasaannya? Kenapa harus mimpi yang memalukan seperti itu? Bayangan Haris memperlakukan aku seperti itu masih membuat bulu kudukku berdiri. Mungkinkah dia juga memimpikan hal yang sama denganku? Ah, sepertinya otakku mulai terkontaminasi. Sabar Asma, kamu baru menjanda selama satu tahun. Jangan sampai citramu hancur hanya karena sebuah mimpi.
106.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Aku memilih ikut menghubungi pihak ke puskesmas, sekalian mau menjenguk Aida. Aku, Rani dan mbak Zarima berjalan di belakang, di depan kami Sri, Nurulia dan Dedi asyik berbincang-bincang. Kesempatan itu kugunakan untuk menceritakan mimpiku semalam, karena kemaren Rani dan mbak Zarima yang ikut bersamaku ke rumah Pakdo Marlin. "Tadi malam, aku bermimpi di kejar-kejar harimau putih," kataku pelan-pelan agar Sri, Nurulia dan Dedi tidak mendengar.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Pembalasan Lelaki Teraniaya

Pembalasan Lelaki Teraniaya

Yang terbuat dari mimpi Bibirmu terlihat seperti kelopak bunga Matamu seperti laut Rambutnya belenggu murni Sangat memabukan hati Ini adalah hal yang paling indah Gadis di dunia Gadis yang hidup di mimpi ini Sebenarnya bisa saja ada Dalam cermin mimpi Di tepi mata saya Gadis ini berada dalam pikiran saya Ini adalah warna warni, aromatik Ini adalah melodi yang manis Ini sihir murni Apa yang harus dikatakan untuk ini? Ini adalah patung cintaku Apa yang harus dikatakan tentang keindahan wajahnya Hatiku yang mencari ke seluruh dunia Tidak ada Hanya bisa mencari Untuk menghiasi hatiku Rendra berlari meninggalkan keramaian, semua teman yang melihatnya hanya bisa tertawa termasuk Maura.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

Wanita itu memandangnya tanpa kedip. "Sedang apa kau, Mila?" tanya Hendra. Lelaki itu ikut mendongak ke langit. "Aku sedang mengumpulkan mimpi yang berserakan. Mimpi itu berhamburan saat aku terjatuh. Aku takut karena kisah kelamku yang menyiksa, masih menunggu lanjutannya," kata Kamilia. "Kau tidak menjawab pertanyaanku yang tadi Mila?"
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

Bab 9 Cerita ini murni fiktif , kemiripan apapun murni kebetulan dan tidak ada maksud untuk menyindir atau mendeskripsikan peristiwa ,orang ,tempat atau entitas nyata dalam latar cerita ini . "Tatiana tunggu! Jangan jalan cepat-cepat dong, duh kak Tian lelah tahu belum tidur dari semalam. Kamu jangan lari"ucap kak Tian sambil mengejarku dengan ngos ngosan.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai cerpen mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status