Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Segera kubuka kotak merah yang dihiasi sebuah pita kecil lucu di atasnya itu, terdapat sebuah jilbab khimar panjang, sebuah amplop dan sepucuk surat di dalamnya. Assalamualaikum, Nak. Ibu berharap saat membaca surat ini kamu dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan sulit, dan semuanya baik-baik saja. Zahra pasti marah karna ibu tidak memberitahukan tentang penyakit ini. Ibu hanya tidak mau Zahra bertambah sedih, apalagi semenjak ayah pergi Zahra telihat sangat tertekan.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Meratapi nasib yang selalu saja tak berpihak padanya. Tak lama setelah itu, pandangan Azizah tertuju pada sebuah kotak berwana hitam, yang mana kotak itu berisi kado ulang tahu Adrian minggu depan. Kado itu berisi Alqur’an dan tasbi berwarna putih. Dulu Adrian pernah meminta Azizah untuk mengajarnya mengaji dan sholat. Oleh sebab itu muncullah ide untuk memberikan hadiah tersebut kepada Adrian.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Asmara Ghina

Asmara Ghina

pekik Ghina. "Dasar Andi!"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Bhu & Akra

Bhu & Akra

Dengan enggan, Ana mengangkat telepon tersebut. “Halo?” “Hm,” jawab Ana. “Bhu sedang tidak sariawan, bukan?” Ana mengerucutkan bibirnya saat mendengar ucapan Cakra. “Bhu tidak menganggap Akra sedang main-main ‘kan?” “Ish, memangnya ada apa? Bukannya Bhu sudah mengatakan untuk tidak mencoba menghubungi atau menelepon Bhu!” “Apa barusan Bhu sedang membentak Akra?”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Wajahnya begitu sejuk dan bersahaja. "Halo, Mba, perkenalkan aku Hanna." Ini sudah yang kesekian kali Hanna memperkenalkan diri, tapi Arimbi masih belum merespons. Pandangan Arimbi masih tertuju pada langit mendung. Objek langit memang menjadi pemandangan kesukaannya saat duduk di taman. Entah apa yang Arimbi pikirkan? Tatapan wanita itu seolah-olah berpikir, tengah menerka sesuatu. Namun, tidak ada yang tahu.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

Hari ini Davira sangat marah, bagaimana tidak? Ia mendapat kabar dari Cavia bahwa Haikal tampak sangat dekat dan mesra dengan Ayesha. "Apa kau yakin dengan yang kau lihat, Cavia?" tanya Davira seakan meragukan ucapan Cavia. "Apa kamu mulai meragukanku Vira?" "Bukan begitu, hanya saja aku cukup terkejut mendengar ini semua—"
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Shirea

Shirea

racauku dalam hati. _______To be Continued_______
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai cho ahra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status