Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria Perkasa Penakluk Wanita

Pria Perkasa Penakluk Wanita

PLOK PLOK PLOK Suara pertemuan dua benda yang melahirkan suara decakan tanda intensitas tinggi yang melahirkan kenikmatan bagi Winda maupun bagi Nathan. "Ohhh. Nathan. Akhhh. Ini benar-benar enakkkk." Winda kembali memasuki jalan tol menuju puncak kenikmatan duniawi-nya.
9.479.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Jelas Erwin. "Oo.. aku salah beli dong Bang?" "Nggak Ras, bukan begitu maksud saya. Iqro juga bagus, justru orang sekarang lebih banyak pakai Iqro karena dianggap lebih cepat dipahami. Cuma kalau untuk saya pribadi lebih nyaman pakai Juz Amma karena di Juz amma kita dikenalkan nama-nama hurufnya dulu baru kemudian tanda bacanya. Ini mah ibaratnya soal selera aja, Gak apa-apa kalau kamu mau tetap pakai ini"
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Pesona Perawat Papa

Pesona Perawat Papa

erang Tama saat menggerakkan rudalnya maju mundur diliang milik Ranti. “Ouuhh iyaa Mass ahh ahhh ummpp enaakk bangettt Maasss ahh ahh!" Ranti mengangguk dan makin melebarkan kedua pahanya. Membiarkan Tama menghimpitnya lebih dalam lagi. "Ougg ump aku mau keluar Ran aku keluarin didalam aja yaa ummp!" Tama mempercepat ritme gerakan maju mundurnya. "Iya mass keluarin ajaa ahh ummp rahimku sudah terlalu lama kering ummp aahh sshh masukin lagi mass keluarin didalam ajjjaaa ahhh ahhh ahh!"
1063.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Tanya Geh. Geh pun menghentakan tongkatnya pada altarnya dan siap mengayun-ayunkan tongkatnya. “Harmoni!” Serunya mengayun-ayunkan tongkatnya dengan lihai bagaikan seorang dirigen yang memimpin orkestra besar.
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Kening Chandra berkerut ketika melihat orang-orang tersebut. Harold mendekat dan dia melompat naik ke atas panggung dengan gerakan cepat dan gesit. Dengan suara dingin dia berkata pada Chandra, “Chandra, ikut kami sebentar.” Chandra melirik lelaki itu dengan wajah menggelap dan berkata, “Orang tua! Untuk apa kamu ke sini?”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54.1K kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

So, tell me when you're gonna let me in, I'm getting tired, and I need somewhere to begin- "Keane_Somewhere Only We Know" Secinta itu Pak GM ke PA-nya. for more visual Rara-Ryu, chek di Inst**r*m ikarus_v ya geng..
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Tanpa menatap Isvara, jemarinya yang panjang mulai memetik senar Wina. Begitu dawai pertama bergetar, aliran udara di dalam barak serasa berhenti. Melodi yang mengalir bukanlah kemarahan, melainkan sebuah nada romantis yang menyayat hati. Rudra memainkan sebuah gubahan klasik "Ratapan Bulan di Ujung Langit". Sebuah lagu legendaris, yang menceritakan tentang rembulan yang setia mencintai bumi, walau dipaksa menjauh oleh garis takdir.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
A Wandering Star

A Wandering Star

Ia mulai mengeluarkan keringat dingin, sambil dalam pikirannya, ia berucap, "Gila! Senjata apa itu?! Korbannya langsung sekejap menghilang menjadi debu cahaya! Kekuatan apa itu, cepat sekali! Bukankah seharusnya kita semua hanya memiliki satu jenis senjata? Kenta hanya memiliki dual flute, kan? Mengapa kali ini sebuah harmonika berduri? Apakah dia mempunyai banyak senjata? Sialan! Aku harus pergi dari sini!” Namun, Kenta terlihat kembali memainkan harmonika itu. Kali ini ia menargetkan pria tersebut, kemudian ia berhenti meniup harmonikanya sambil berteriak, "Kau, siapa dirimu!?" Pria bertopeng tersebut melihat Kenta kali ini menargetkan dirinya dan bergumam kecil, "Sial!”
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Hasrat Tersembunyi Iparku

Hasrat Tersembunyi Iparku

Sampai kemudian dia baru menyadari gaun yang dipakai iparnya sedikit tersingkap dan memperlihatkan area paha yang harusnya tertutup. Pemandangan itu menahan matanya cukup lama. Matthias tidak bisa berpaling dari paha iparnya yang terpajang di depan mata. Kaki jenjang dan lembut yang tentu saja mengingatkannya pada malam di mana dia mencecap tubuh ranumnya. Ingatan itu sontak memberikan sentakan keinginan yang kini mulai tumbuh di antara kedua pahanya. Matthias bisa merasakan pikirannya mulai terganggu.
1059.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Sesekali rintihan kecil dan erangan kesakitan meluncur dari mulut mungil mereka, kala telapak-telapak kaki berkulit mulus itu melindas bebatuan tajam atau trotoar panas yang terbakar teriknya matahari menjelang siang hari ini. Si kembar Rara tiba-tiba berhenti. Napasnya terengah dan putus-putus. "Kak, aku haus," lirihnya. "Iya, kita jalan juga sudah lumayan jauh, aku yakin mereka nggak akan menemukan kita di sini," timpal Riri.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai chord ipank harok di rantau urang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status