Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesendirian

Kesendirian

Prolog : Setelah hujan reda kami lanjutkan perjalanan untuk pulang dan aku langsung masak makanan favorit anak kost adalah ‘indomie seleraku.’ Malamnya kembali hujan rintik-rintik datang dan membasahi teras halaman kost ku, petir yang begitu kuat, dan tiba-tiba lampu padam dan aku kesulitan untuk mencari lilin. Berharap lampu akan menyala malam ini tapi hampir 2 jam, belum nyala juga. Aku hampir terlelap dan hujan juga mulai redah dan esok pagi aku bangun kesiangan karena lelahnya semalaman. Karena aku bangun kesiangan dan akhirnya aktivitas menjadi tidak terlaksanakan. Aku kesal dan ingin memarahi diri sendiri karena terlanjur bangun kesiangan dan hanya bisa rebahan tapi sepertinya dia tak
102.3K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as wanderer
Read
+Library
A Wandering Star

A Wandering Star

X dengan cekatan, bergerak mengikuti cahaya tersebut. Setelah beberapa saat melayang-layang di udara, cahaya tersebut lalu masuk ke dalam dada seorang wanita lajang yang sedang duduk sendirian di halte bus, pas di sebelah sebuah rumah makan. Wanita bertopi panjang dengan wajah samar-samar tersebut tiba-tiba berdiri dari duduknya setelah cahaya tersebut masuk ke dalam dadanya, lalu berjalan menuju rumah makan yang berada pas di sebelah halte bus tersebut. Ia lalu menemui seorang anak lelaki yang sedang berdiri di depan rumah makan itu sambil melihat sekelilingnya.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as wanderer
Read
+Library
Perjalanan Menemukanmu

Perjalanan Menemukanmu

Gadis itu hanya merebahkan diri di kamar sambil membaca buku yang dibelinya sore ini dari toko Pak Tomi. Dalam keheningan itu mendadak ada sebuah suara. Bunyinya tertebak berasal kenop pintu depan. Jeanne tinggal menunggu saat-saat dimana seseorang masuk ke dalam kemudian membuka pintu kamarnya. "Jean." Benar saja. Seseorang tiba di bingkai pintu kamar Jeanne. Wanita berumur dua puluh satu dengan ransel di punggung.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as wanderer
Read
+Library
Womenizer

Womenizer

“Menurut gue, lo itu terlalu berani, Deska. Enggak. Lo harus ditemenin. Lo nggak boleh sendirian begitu. Nanti, kalau lo ada apa-apa gimana, hayo?” Dinda khawatir sekali jika Deska bergerak sendirian. Dia tidak tega jika terjadi sesuatu pada Deska saat dirinya menyelidiki Serafina. Namun, dia juga tidak bisa membantu banyak. Karena dia harus bekerja paruh waktu di sebuah mini market 24 jam. Sehingga tidak bisa membantu Deska dengan maksimal. “Nggak apa-apa. Lo nggak usah khawatir. Gue bisa sendiri kok. Gue kan mandiri. Ah, lo kayak yang nggak kenal gue aja,” kata Deska menenangkan Dinda.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as wanderer
Read
+Library
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Ia membiarkan kesunyian menggantung selama beberapa detik sebelum akhirnya sedikit menundukkan kepala dengan sikap yang tidak mengancam. "Aku seorang pengembara," jawabnya dengan suara datar. "Namaku Wu Yu. Aku tersesat dalam perjalanan dan kebetulan menemukan tempat ini." Mata pria itu sedikit menyipit, jelas tidak langsung mempercayainya. "Orang sepertimu tidak mungkin hanya pengembara biasa," gumamnya. "Apa kau datang untuk mencari sesuatu?" Xuan Li menyadari bahwa setiap kata yang ia ucapkan akan diperiksa dengan seksama.
9.860.1K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as wanderer
Read
+Library
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Api itu tampak seperti panduan, memberikan cahaya dalam kegelapan hutan. Setelah beberapa jam berjalan, tim tiba di sebuah jurang dalam yang hanya bisa dilewati melalui jembatan kayu tua yang tampak rapuh. Di ujung jembatan, sosok besar muncul—Genderuwo, makhluk gaib yang dikenal sebagai penjaga alam mistis. Genderuwo tertawa keras, suaranya seperti gemuruh guntur. "Siapa yang berani masuk ke wilayahku?" katanya dengan nada menantang.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as wanderer
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Sebuah papan besar dengan tulisan pudar: **"SELAMAT DATANG DI RAVENWOOD." Marco menelan ludah. “Kita di Ravenwood?” Aldric mengangguk pelan. “Ya. Dan itu kabar buruk.” Ravenwood dulunya adalah sebuah kota besar yang dipenuhi gedung pencakar langit. Tapi setelah wabah menyebar, kota ini berubah menjadi neraka. Rumor mengatakan bahwa siapa pun yang masuk ke Ravenwood… tidak pernah keluar lagi. Tiba-tiba, terdengar suara geraman dari belakang mereka.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as wanderer
Read
+Library
Half Wolf

Half Wolf

*** Di tempat lain seseorang berlari sekuat tenaganya menjauh dari Kerajaan Orion. "Sial," gumamnya berhenti setelah sedari dari berlari menghindari para penjaga. "Aku tau ini tak akan mudah jika ada mereka di sana!" serunya sendiri. Dia membuka jubah hitamnya dan terlihat wajahnya yang begitu rupawan dan juga tampan. "Aku harus lebih kuat lagi," ucapnya sembari melihat lengannya yang menghitam. Laki-laki itu menoleh ke belakang dan setelah itu segera menjauh dari sana sebelum ada yang melihatnya di sini.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as wanderer
Read
+Library
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

"Anggurnya tadi tersedak." Itu hanya kebetulan. Pasti. Wanderer adalah kata yang umum, apalagi untuk seseorang yang suka bepergian. Dan itu bahkan bukan nama blog Nate, Christopher pasti salah mengingatnya dengan sesuatu yang mirip. Itu pasti tidak berarti apa-apa.
1032.2K viewsCompletedAdded to Library 933 Times as wanderer
Read
+Library
Noda dalam rumah tangga

Noda dalam rumah tangga

temanku ada dimana mana tak terlihat mata,semerbak harumnya apa yang di cari pengembara gila ini dimana rumahku dia bertanya pada semua orang yang lewat apa yang di cari pengembara gila ini bersama kekasih,tidak ada penyatuan atau pemisahan tawanan cinta tidak pernah lepas kau berjanji hadir dalam mimpi terus menjauhkan tidur dari mataku nafasku semakin cepat denyut nadiku jadi melemah apa yang di cari pengembara gila ini dimana rumahku dia bertanya pada semua orang yang lewat berkelana dengan tersenyum berkelana dengan air mata berkelana tanpa tujuan dari jalan ke jalan milik semua tempat namun bukan milikku berkelana tanpa tujuan dari jalan ke jalan apa yang di cari pengembara gila ini
101.5K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as wanderer
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status