Warisan Artefak Kuno
PANG!
Kakinya menekan ke permukaan air laut, dan dalam sekejap ia meluncur ke udara, menyongsong datangnya dua puluh anak panah itu. Dalam aksi yang mendebarkan dan mempesona, rakit tiga batang bambu itu seolah melekat di kakinya, tidak mau lepas barang seinci pun.
“Tapak Angin Puyuh!” teriak Rong Guo, merapal jurus dengan penuh keyakinan. Suara gemuruh angin mengalir sangat cepat menuju dua puluh titik yang kini semakin membesar.
ตอนยอดนิยม