Ternyata Bosku Mantanku
“Karena nama kamu setiap saat selalu aku sebut di dalam doaku. Doa di mana aku minta selalu dipersatukan sama kamu dikemungkinan ataupun di tempat mana pun.”
Bara tersenyum sambil mengecup kening, mata, hidung, pipi, dan bibir Bintang. “Kalau gitu doa kita sama. Aku selalu minta dalam hal apa pun, dikemungkinan apa pun, dan di tempat apa pun, aku mau dipersatuin sama kamu. Selalu dan selamanya. Hanya kamu.”
Dua insan itu saling melemparkan senyuman, dan mulai membenamkan bibir mereka masing-masing—memberikan sebuah ciuman penuh kelembutan dan kasih sayang mendalam.
Hot Chapters