Cinta Si Kembar
Rama tahu, wajah Maya seperti itu bukan hanya karena masalah ponselnya yang diminta, tapi Rama yakin ada hal lain yang membuat gadis itu murung.
“Ah, itu, gue cuma nggak suka aja. Kalau lagi sama gue, gue mau menjadi prioritasnya. Gue nggak mau dia ngedua—in gue, ya … meskipun dia cuma chat sama temannya.” Rama bisa melihat dengan jelas perubahan wajah kakaknya. Kakaknya sedang menutupi sesuatu.
“Kasih dia waktulah, bro. Cinta itu nggak ada yang instan, butuh proses!” celetuk Rama, jelas katanya barusan tertuju pada hatinya.
Bab Populer