Pekik Ketakutan
Sinar matahari pagi membasuh tubuh renta kedua insan itu.
Pagi mereka ditemani berbagai spesies burung cendrawasih yang berkeciap, bertengger di dahan. Salah satunya adalah Riflebird yang mengagumkan. Warna lehernya unik, biru metalik, tampak mencolok, bersanding dengan hitam bulu tubuhnya. Selain pandai bernyanyi, burung itu juga suka menari. Sayapnya mengembang ke samping, mengepak seirama dengan kepalanya menengok ke kiri dan ke kanan. Kadang cepat, kadang lambat sambil badannya melompat-lompat kecil. Bila sudah selesai, kepalanya mendongak, sombong, seakan baru saja melakukan tarian terindah di dunia. Burung itu mengingatkan Mbah Moen akan dirinya berpuluh-puluh tahun yang lalu.
Hot Chapters