Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

Hari kedua, ke Cliffs of Moher. Setelah menyetir selama beberapa jam melewati padang rumput yang luas dan jalanan sempit berliku, mereka tiba di Cliffs of Moher. Tebing batu menjulang tinggi menghadap Samudera Atlantik, diselimuti kabut tipis. “Wah tinggi banget!” seru Adrian. Arnold memegang erat tangan Adrian. “Hati-hati ya. Anginnya kencang.”
101.0K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as cliffs
Read
+Library
MINE

MINE

Apa gadisnya baik-baik saja sekarang? Kevin meninggalkan wanita yang dia ikat ke dapur. Matanya menatap ke sekeliling berharap menemukan sesuatu. Bahkan Kevin juga membuka semua laci yang ada di dapur agar tidak melewatkan sesuatu. Kevin terus mencari dan dia menemukan sebuah kunci kecil yang tergantung di dalam laci. Dia kembali mencari sesuatu di sekitar dapur dan tatapan matanya berhenti tepat di samping kulkas. Area di samping lemari pendingin itu tampak sangat aneh karena hanya area itu saja yang kosong dan tidak ditempati oleh barang apapun. Kevin memperhatikan lantai di sana. Tangannya dengan terlatih mengetuk-ngetuk lantai di area itu berharap menemukan apa yang dia pikirkan. Benar d
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as cliffs
Read
+Library
Sadena

Sadena

Menilik dari celah semak, Sadava bisa memantau gadis itu dari tempatnya bersembunyi. --Sadena-- Netra Marsha mengedar, mengamati setiap sisi gedung tua bertingkat di depannya. Ada banyak pintu, itu membuat Marsha bingung dari pintu mana pria bernama Zoe itu akan keluar.  Suara tepukan tangan dari samping kiri terdengar, Marsha menelan Salivanya kasar sesaat seorang pria berkaos hitam yang dipadukan celana jeans abu yang robek di bagian lutut keluar dari salah satu pintu di lantai dasar.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as cliffs
Read
+Library
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Mereka memelototinya dengan tatapan meremehkan. Di mata mereka, siapa pun di Golden Sands yang memprovokasi bos mereka akan menemui ajal. Tidak peduli seberapa kuat orang itu. Cliff mengangkat sebuah batu bata dan mengenakan helm pengaman putih, dan berjalan keluar. “Apakah kalian sadar di mana kalian berdiri sekarang?” serunya. “Apakah kalian tahu ini tanah siapa?” Cliff merasa tidak percaya. Pemuda ini jelas terlihat seperti playboy kaya raya di kota ini.
9.139.5M viewsCompletedAdded to Library 1.1M Times as cliffs
Show Reviews (17438)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Read All Reviews
Selìni

Selìni

Lagipula bagaimana bisa klan wolves sepertinya menjadi rogue liar sampai bertahun-tahun lamanya? Melihat Eleanor yg hanya diam menatap rumput, lelaki itu mengerang lirih, "Berapa kali aku harus menghela napas saat berhadapan denganmu sih? Berhenti menunjukkan ekspresi itu– jangan coba-coba menyusahkanku atau tubuhmu ku lempar dari cadas batu di setiap tebing." Gadis itu terkejut, dirinya sama sekali tidak berniat melakukan hal tadi, betul-betul tidak sengaja, "Hah? Kau setuju? Jika aku ikut dan mengajariku?"
979 viewsOngoingAdded to Library 39 Times as cliffs
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Kemudian ia baru menjawab, "Ngotot dia." "Mau macarin lo?" Joi mengangguk sambil memasukkan batagor kesekian kali. Ia lapar, istirahat pertama sama sekali tak ada jeda belajar, guru bahasa indonesia itu tepatnya yang memulai. Clara menyambung, "Kenapa dia emas berlian serbuk permata pengen macarin orang buluk kayak lo?" Joita berdecih. "Kata Mama gue dan cermin kesayangan, gue orang tercantik di dunia." Ia mengibas rambutnya.
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as cliffs
Read
+Library
Alva

Alva

Naisa terdiam kagum melihat wajah Alva yang sangat jelas itu. Rambutnya acak-acakan seperti tidak pernah disisir dan jatuh di dahinya dengan sempurna, jembatan hidungnya tinggi dan panjang. Bibir bawahnya terbelah, matanya kuning keemasan, bulu matanya sedikit lentik tapi tidak terlihat karena matanya selalu tajam, alisnya yang tebal tampak meruncing mantap ke samping, jakunnya timbul sempurna di leher dengan dagunya yang panjang terbelah. Gila! Cakep banget ni orang?? Apa dia beneran manusia?? Apa mungkin benar, bahwa dia Dewa?? Aarrgghh, Naisa bisa gila lama lama!!
9.82.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as cliffs
Read
+Library
Clarity

Clarity

Why are you my clarity? Why are you my remedy? Why are you my clarity? Why are you my remedy? If our love is tragedy, why are you my remedy? If our love's insanity, why are you my clarity? Zedd - Clarity (Feat. Foxes)
2.8K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as cliffs
Read
+Library
Klandestin

Klandestin

Bahkan Batara tak mendengarkan ocehan Harsa, yang terdengar seperti gumaman ditelinganya. Jam istirahat berbunyi, meski kemarin ia sudah berkeliling, bukan berarti ia sudah hafal segala tempat. Harsa mengajaknya ke kantin, setelah memikirkannya beberapa saat, Batara memilih menerima ajakan Harsa, sekalian mengenal tempat tempat yang lain dan mengakrabkan diri. Mereka pergi bersama seorang lagi yang namanya Tirta. Cowok tampan yang sangat sempurna di mata Batara, rahang kuat, hidung mancung bagai perosotan, serta mata tajam yang mengintimindasi. Jika diibaratkan dia bagai anime yang keluar dari komik. Oke cukup, Batara masih normal, ia hanya kagum saja.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as cliffs
Read
+Library
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

kata Frieda kagum dengan kemampuan Claudia. Claudia berjalan ke sekitar dan menemukan sebuah ranting kecil, ia mengalirkan energinya ke ranting itu mengubahnya menjadi berlian yang berbentuk pedang berwarna kebiruan. Jack menyeringai. “Hei-hei, Claudia kau tidak berencana untuk mengutuk pulau ini lagi, kan?” ujar Jack. “Tentu saja tidak … aku akan mendirikan sebuah istana pasir yang besar jadi kalian minggir dulu,” ucap Claudia.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as cliffs
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status