Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“Tanya apa, pak?” “Nak, kenapa hari-hari ini terlihat murung sekali?” “Murung?? Saya kelihatan nampak murung ya, pak?” “Enggak ada masalah, pak. Saya hanya termenung sebentar saja.” “Yakin? Nak, tidak ada masalah?" Merenung berlama-lama tidak baik, nak!"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
BROKEN

BROKEN

Dia tersungkur dan tidak bisa melakukan apa pun kecuali menggeliat dan mendesis seperti ular. Dari arah dalam gedung, suara ketukan sepatu terdengar makin nyaring. Dev berada di posisi yang sulit. Hanya dengan mengandalkan kekuatan tangan, dia menyeret tubuhnya yang basah sebagian ke belakang undakan tanah yang ditanami tanaman yang mirip dengan pohon gharqad.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
Menggenggam Awan

Menggenggam Awan

Yang dapat menghapus mendung, hanya hujan. Wuri duduk terbangun. Ia mengusap dadanya perlahan. Baru saja ia terbangun karena mimpi buruk yang terasa sangat nyata. Wuri melihat Awan sedang mencumbu wanita lain di hadapannya. Awan terlihat begitu bahagia dengan wanita itu di dalam mimpinya. Wuri mengusap sisa air mata yang jatuh tanpa ia sadari, lalu menarik ponsel yang tergeletak di samping tempatnya terlelap. Ia bhangun kesiangan hari ini, jam di ponsel sudah menunjukkan jam tujuh pagi. Wuri melihat tempat tidur di sampingnya, belum ia dapati Awan. Awan belum pulang. Wuri membuka sebuah pesan di ponselnya, terlihat dari Awan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
Musim Dingin Tanpa Claire

Musim Dingin Tanpa Claire

Di dasar koperku ada foto yang menguning, foto ibuku menggendongku saat masih bayi dengan latar belakang pegunungan bersalju Valenbruck. Di balik foto itu ada tulisan tangannya yang halus, [Putriku Claire, hendaklah engkau seperti embun pagi, jernih dan teguh menjaga diri. Juga seperti matahari hangat, pada akhirnya akan menemukan jalan pulang.]
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM ZENITH

PEMBALASAN DENDAM ZENITH

"Sejak kapan kau menggunakan Tension? Aku... aku sama sekali tidak merasakannya." Clive tersenyum tipis. "Aku sering menggunakannya di manapun aku berada, Paman. Aku hanya menekan auraku, membuatnya transparan agar tidak terdeteksi. Ini kebiasaan yang kubangun untuk bertahan hidup." Ia mengangkat bahu dengan santai. "Bagaimanapun juga, kepalaku masih berharga 200 juta Dollar Ravelinz. Jika aku tidak selalu waspada, leherku bisa terpisah dari badanku kapan saja."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
FATAL OPTION

FATAL OPTION

"Aku ingin melihatnya." "Tidak sekarang. Aku ingin menyimpannya untuk kejutan." Claire melepas leher kekasihnya dan segera membereskan kotak beserta seluruh isinya yang berserakan dan menyimpannya di lemari pakaian. _______ 1. clutch : model tas wanita dengan ukuran kecil 2. pakaian scrub : pakaian medis ketika di runag operasi
9.99.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Sementara kakiku menembus tebalnya salju yang masuk ke dalam sepatuku. Tapi, siapa yang perduli saat tubuh kecil yang erat kudekap, masih tak mau menunjukan mata bulat nan jernihnya padaku atau pun memperlihatkan senyum lebarnya yang membuat pipi gembil Banyu makin bulat. 'Tuhan, jangan lagi, Tuhan, jangan lagi. Kumohon jangan lagi.' Cling Cling! Aku baru berhenti melangkah setelah mendorong pintu kedai nyonya Li yang berbunyi.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
Pulang

Pulang

Api yang menyala besar membuat air mendidih begitu cepat, air yang meluap membasahi kayu yang terbakar. Desiran itu membuat Yotta kembali pada dirinya, gadis itu bangkit mengambil gelas dan membuat segelas teh hangat untuk orang yang sudah membantunya. "Mana Retno!!” Terdengar seseorang berbicara dengan nada tinggi di luar rumah. Suara itu membuat kegiatan Yotta terhenti, si gadis muda meletakkan sendok yang baru dipakai untuk mengaduk teh yang sedang dibuat dan segera berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Mr Billionaire

Istri Kontrak Mr Billionaire

Ia menahan sakit pada pergelangan kaki, menangis dalam diam diselimuti pekatnya langit malam. Menarik napas berulang kali, menyingkirkan lara yang menggerogoti jiwa dan raga. Clau melirik lagi ke bawah, ia benar-benar tidak sanggup melompat. “Arjuna … Dewa …” gumamnya pelan. Clau memejamkan mata kemudian kembali menantang nyawa. Melompat cukup tinggi hingga badan ringkihnya membentur tanah dan berguling menabrak batang pohon pinus.
1084.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai clung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status