Kelana
goda Bianca puas.
Lana mengernyitkan dahinya, "Dih, ngapaiiin..." seru Lana. Bianca tertawa terbahak-bahak di dalam mobil. Lana pun seperti tertular dan ikut tertawa.
"Aku tuh nggak ada apa-apa sama Mas Rei, Bi... dan sama Arga, aku mau biarin kayak gini dulu sampai aku ketemu alasan dan keyakinan kenapa harus berkomitmen dan kenapa harus Arga orangnya. Jadi aku akan nyoba ngikutin pendapatmu, bahwa cinta dan komitmen itu soal niat dan keyakinan, bukan pertaruhan," ujar Lana.
Hot Chapters