Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ASHOLE

ASHOLE

Anda Heleh🐦☺ Seraya menunggu pesan balasan, Naya menggigit bibir bawahnya untuk melampiaskan rasa yang mengganjal ini hingga mendebarkan hati. Serio Gananta Knp? Anda Coba ketok pintunya kalo beneran. Pasti gak berani Serio Gananta Bwt ap? Anda Lo bilang lo ada di depan rumah gue Serio Gananta Ya enggk lh. Ngapain gw di situ kuker bngt. Gw bhong kli Asem!
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
Aku Dan Pengkhianatan Suamiku

Aku Dan Pengkhianatan Suamiku

ucap Jamilah cepat. Mendengar kata pengkhianat, spontan aku sadar diri. Jangan-jangan Jamilah .... Aku semakin deg-degan ketika Jamilah menunjukkan layar hp nya ke hadapan ibunya. Saat itu aku teringat dengan postinganku yang ada di f******k mengenai promosi yang aku lakukan untuk usahaku.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

jantung Kesya seakan ditarik paksa ketika harus memasang tameng kebohongan di hadapan Sean. "Bagaimana jika nanti kau terbukti berbohong?" desis Sean dengan suara rendah. Kesya memaki dirinya yang tidak bisa menyembunyikan kebohongan dari raut wajahnya saat ini. Pantas saja, Sean semakin mendesak bahkan hanya untuk sekedar berkilah pun dia tak sanggup. "Jika aku berbohong, kau boleh menyakiti ku." dengan sangat terpaksa Kesya mengucapkan semua itu.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
The Unholy Claim

The Unholy Claim

Bahkan untuk bercerita seperti ini pun sebenarnya ia sedang menahan sakit dari dalam hatinya. Paman Kairos mengangguk mendengarkan cerita Luke. Ia kemudian bertanya, “Kau jelas tahu ‘kan apa yang sedang kau alami?” Luke menatap guru itu dengan bingung, “Tidak, aku sungguh tidak mengerti. Semua ini telah mengubah caraku hidup selama 1.000 abad ini. Sebenarnya apa yang terjadi?”
617 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

wajahnya memerah karena malu. " maafkan aku" ujar William gelagapan
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

jawab adriell tanpa dosa. "lo kalau ngomong kayak orang gak punya dosa tau gak". omel thea kesal . adriell membalik badan thea hingga menghadapnya . tapi matanya malah tertuju pada dua gundukan yang hampir saja terlihat di bawah selimut . adriell menarik selimut itu ke atas agar dua gundukan itu tertutup . "emang gue gak salah kan the dia hamil bukan gue ". kukuh adriell .
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
RAHASIA SUAMIKU

RAHASIA SUAMIKU

Mengapa kertas ini harus muncul sekarang? "Aku pun tak paham. Ini hanya dugaan. Aku pun tak tahu kebenaran yang sesungguhnya." Hanif menunjukkan rasa bersalahnya. Lelaki itu meraup wajahnya dengan telapak tangan kanan. Mengembuskan napas dengan berat. Seolah ada setumpuk beban yang sedang dirasakannya. "Lantas kita dapat berbuat apa dengan secarik kertas ini, Bang? Kita tak mungkin menanyakan kembali saat ini. Kita tak dapat lagi menelusuri kenyataan yang ada di balik tulisan Salsa ini."
1020.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 773 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Ia benar-benar jahat pada Adrian. 'Maafin gue Adrian, gue gak bisa jujur sama lo. Gue takut keputusan yang gue ambil ini nanti goyah dan malah bikin semuanya jadi kacau lagi. Maaf, gue bohong bilang sama lo kalau gue bakal berangkat sekolah Senin ini. Gue emang mulai berangkat sekolah, tapi gue berangkat ke sekolah lain. Gue sayang sama lo Rian.' rintih Cecil, dalam hatinya. Tapi, tidak ada yang bisa mengerti kata hati jika tidak diucapkan bukan?
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
Obsessed

Obsessed

Kata-kata itu seperti mengetuk sesuatu di dalam dirinya. “Kamu bukan cadangan.” “Terus apa?” Hening. Detik-detik terasa lebih lambat. Alina menunduk. “Aku takut.” “Takut sama aku?” “Iya.” Lingga terdiam. “Aku takut kalau aku pilih kamu… aku bakal terlalu dalam.” Dan itu pengakuan paling jujur yang pernah keluar dari mulutnya. Lingga berkedip pelan.
755 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai confessed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status