Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REVEAL

REVEAL

Saat Rasen berbalik ia terkejut karena sosok yang berbisik itu kini ada di hadapannya menghalangi layar TV yang menyala. "Jangan ganggu saya! Saya sampe sakit dan dirawat di sini gara-gara kamu!' seru Rasen kesal tapi ia juga merasa agak takut. Sosok itu menundukkan kepalanya, "Maaf, aku gak maksud buat nyelakain kamu," ujarnya lirih menampakkan wajah sedihnya. "Saya gak akan tertipu sama kamu, ya! Lebih baik kamu jauh-jauh dari kehidupan saya atau saya bakal laporin Papa saya biar kamu dapet akibatnya!" seru Rasen mengancam.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as confessed
Read
+Library
MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU

MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU

Aku sangat takut Papa marah mengetahui kejujuran ini. ''A-aku ... Hami Pah!'' aku menundukkan kepala tak berani menatap Papa. ''Hamil? Maksud kamu hamil anak dari Bagas?'' Papa kaget dan menatap tajam. Lalu aku mengangguk pelan. ''Sejak kapan kamu tahu bahwa kamu sedang hamil?'' Papa mencoba bertanya, walaupun mungkin hatinya sudah merasa tidak nyaman.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 613 Times as confessed
Read
+Library
Fake

Fake

Tangannya menyentuh tahi lalat itu dengan lembut. “Tahi lalat ini, lo yang nyari ribut sama Ali waktu itu?” Ternyata kecurigaannya selama ini memang benar, gadis bernama Naura ini sama dengan gadis pelayan yang berkelahi dengan Ali waktu itu. “Jadi lo pelayan di bar Anashia malam itu. Anggap kita impas, gue tahu rahasia lo dan lo tahu rahasia gue. Sampai mulut lo bocor, idup lo nggak bakal tenang selama sekolah di sini.” Ancaman Shena tidak main-main, dia akan melakukan apapun asal gadis ini bisa menutup mulutnya. Shena tidak akan membiarkan Anya terlibat masalah dengan Ali akan sangat panjang urusan dan berbahaya untuk Anya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as confessed
Read
+Library
Kesetiaan Yang Dikhianati

Kesetiaan Yang Dikhianati

Apa sih yang kamu ributkan? [Kusarankan sebaiknya cepat balik sekarang juga dan aku masih bersedia memaafkanmu.] [Aku nggak akan menikahi Elvy, posisi nyonya tetap untukmu.] Namun, yang muncul hanyalah tanda centang satu. Dia tak percaya, mengira ada masalah pada aplikasinya. Seperti orang kehilangan akal, dia membolak-balik memeriksa aplikasi itu, bahkan sampai membongkar ponselnya untuk memeriksa bagian dalamnya.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as confessed
Read
+Library
LEAK

LEAK

Ni Kesumasari merasa bersalah telah khilaf karena rakus dengan ilmu tersebut, berani tak jujur pada kedua sepupunya. Ia sangat menyesalinya setelah jadi mualaf. Oleh karena itu, ia tak ingin menolak ilmu tersebut saat memasuki tubuhnya kembali. Hingga wanita mualaf tersebut harus merelakan janinnya jadi santapan ilmu leak. “Maafin Mbok Yan, ya! Sungguh gak nyangka perbuatan Mbok menyimpan rambut Bik Tut bisa mengubah garis ilmu.”
9.916.7K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as confessed
Read
+Library
LEAK

LEAK

ucapnya sambil tertawa. "Aku tidak kabur, hanya mencari tempat yang lebih luas untuk membunuhmu," jawab sosok bayangan itu yang telah kembali berwujud leak berkepala babi. "Wohoho, aku jadi takut, nih. Sampai-sampai kakiku gemeteran, lho," ejek sosok bertopeng itu sambil berpura-pura ketakutan. "Kau benar-benar membuatku muak!" teriak si kepala babi sambil menerjang cepat ke arah depan.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as confessed
Read
+Library
Pengkhianatan Suamiku

Pengkhianatan Suamiku

Sepertinya yang aku tahu, dia bisa diandalkan. "Bagus! Jika Mas Ardi menolak, cepat hubungi saya," ucapku sambil menyeringai. Kini, permainanku benar-benar sudah dimulai Icha. "Baik, Bu." Untung saja aku mempunyai Deni di sana, salah satu orang kepercayaanku yang tidak diketahui oleh Mas Ardi. Karena dengan begitu, dia bisa bergerak dengan leluasa tanpa diketahui olehnya.
9.976.9K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as confessed
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

"Iya maaf, aku khilaf." "Khilaf, khilaf. Mas, aku baru mempertimbangkan untuk memperbaiki hubungan kita, ya? Jadi nggak usah cari gara-gara dengan berulah, atau aku memilih pergi dari hidup kamu." Bisa kulihat, Nira serius dengan ancamannya. "Iya maaf, aku ngaku salah. Janji nggak akan ngulangi lagi." "Cepat mandi sana! Bukannya hari ini kamu harus kerja?" Suara Nira mulai melunak, meski nadanya masih ketus.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 626 Times as confessed
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

potong Sev dengan cepat. Sev menarik napas panjang dan mengembuskan dengan perlahan. Dia menatap Trisha dengan lekat. Wanita gemuk itu dapat melihat keraguan Sev. Lelaki itu terlihat ragu ingin bercerita atau tidak, tapi Trisha sangat berharap kalau Sev menceritakan tentang adiknya. “Gue pernah melakukan kesalahan besar dalam hidup gue,” ucap Sev yang membuat Trisha meletakan sendoknya perlahan untuk memperhatikan lelaki itu.
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as confessed
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status