Lembaran Baru Kisahku
Cahayajantungkudetak jantung seperti tersentakdada tengah sakit seperti ditusukcinta yang sakit
Dengan mata terbuka lebar, aku menyaksikan darah terus mengalir semakin deras, warna merah terang itu cepat melebar di gaun putihku.
“Anakku, anakku .…”
Sambil menahan nyeri yang tak tertahankan, aku memanggil ambulans untuk diriku sendiri. Setelah itu, kesadaranku runtuh, dan aku pun jatuh pingsan.
Hari itu ... aku bermimpi panjang. Dalam mimpiku, berdiri seorang gadis kecil dengan dua sanggul mungil di kepalanya. Ia tersenyum manis dan memanggilku, “Ibu”. Namun sebelum sempat aku gapai, ia sudah berlari menjauh. Semakin jauh, hingga akhirnya sosok kecil itu ditelan oleh kegelapan ….