Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Meluahkan perasaan yang mengharu biru lewat goresan. Hanya dalam lima menit, sebuah puisi yang diberinya judul : Withered, Scattered, akhirnya selesai. Dia meletakkan kertas tersebut, lalu membaca rentetan kalimatnya berulang-ulang. Makin dibaca, makin sedihlah dia. Seolah rangkaian kata berima ini memantulkan kesedihan hati yang sesungguhnya. "Sepertinya, cukup bagus." Dia bergumam dalam kesendirian.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
Autophile

Autophile

Malam ini begitu legam Dingin merasuk menembus kulit Di tengah malam yang remang ini Aku menemukan kedamaian Hening tanpa suara, begitu tenang Di susut sana, terdengar tetes-tetes air Dan suara angin yang menyampaikan bait-bait rindu Di sini, di tempat dimana aku mulai bermain dengan imajinasiku Ditemani secangkir khayal yang merona dalam genggam
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya Akhirnya kami menuliskan lagi puisi pada sebuah tembok yang belum tertulisi, atau tiada gambar di sana. Mei tidak bertanya soal arti, atau maksud mungkin, yang tertuang dalam puisiku tadi. Jika bertanya, aku akan menjelaskan kepadanya bahwa, “Aku juga tidak tahu!”
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

Puisi itu sering muncul di beberapa film percintaan dan di artikel-artikel di internet. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu pada api, yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan pada hujan, yang menjadikannya tiada. “Udah, Mas.”
9.729.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Dan nama-nama mereka bukan satu kata. Tapi kalimat. Puisi. Isyarat-isyarat. **“Yang Pernah Dimimpikan Tapi Tak Jadi”** **“Yang Didoakan di Malam Banjir”** **“Yang Tertinggal Saat Listrik Padam”** Ilham dan Aaron mencatatnya… …dengan tubuh mereka. Karena tidak ada kitab. Tidak ada batu. Hanya **roh yang mengingat, dan tubuh manusia yang memilih memikul.**
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

“Aku punya bunga merah yang mekar, seperti desahan lembut, tapi bisa juga seperti api yang membara.’ “Kita berbagi gelombang dingin, angin, cahaya, dan guntur; Kita berbagi kabut, gunung, dan pelangi. Seolah-olah kita selalu terpisah tapi saling mendampingi seumur hidup.” Tangan Jay yang terangkat di udara berhenti. Ia tertarik dengan puisi itu. Ia ingat pertama kali Angeline membaca puisi itu.
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78.0K kali sebagai contoh imaji puisi
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Baca Semua Ulasan
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

Warna yang terlihat kontras dengan warna kulit putih gadingku. Tidak ada waktu untuk memikirkan kalung ini, saatnya untuk melanjutkan belajar. Aku merapikan rambutku dan melihat wajahku di cermin. Lalu bayangan wajahnya mendadak muncul di hadapanku. Sedetik sebelum bibirnya menyentuh bibirku, aku melihat wajah dinginnya menunjukkan sebuah emosi. Sayangnya, aku tidak sempat mencermatinya karena aku refleks memejamkan mata merasakan bibirnya menyentuhku.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 764 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
JUST IMAGINATION

JUST IMAGINATION

Guchi noyoe-yaman hanuen ii-yuneun mutt-jimma Geujeo nae gyeote STAY WITH ME It goes little something like Lalalalaaaaa laaalaaa laaaa Lalaaallaalaa laalaalal Jigeum dang-jangma neun-geol bar-aneun mut-jimma Guchi nae-gyeote STAY WITH ME **"" Aku masih asik dengan lamunanku yang terbawa terbang mengikuti lirik lagu yang tengah Ia mainkan saat ini. Dengan mata terpejam, aku mulai merasa lagu yang Ia mainkan telah habis dan memaksaku untuk kembali dari dunia hayalan dan mengharuskanku untuk membuka mata. Perlahan aku mulai membuka mataku dan alangkah terkejutnya aku saat mendapati dia kini tengah menatapku dengan jarak yang begitu sangat dekat. Hanya beberapa centi dari wajahku.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
Istri Imutku

Istri Imutku

Malam ini hujan turun sangat deras. Liora berdiri di depan jendela kaca yang tertutup melihat tetesan air hujan yang tidak terlalu kentara karena gelap. Dulu. Ketika hujan seperti ini ibu akan membuat pisang goreng dengan sambal khas buatan sang ibu, ketika menyantap pisang goreng saat hujan seperti ini Liora akan sering membuat candaan dengan ibunya. Liora tersenyum hambar, ia sangat rindu dengan ibu yang sudah bahagia di surga.
9.7217.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai contoh imaji puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status