Jimat Tali Mayat
Jawab orang kepercayaan Juragan Juanda tersebut senang seraya menjilati bibir, "B-boleh, Mbah. Waduh … sluurrfff!"
'Huh, dari tadi kenapa, sih! Lama amat pekanya ini aki-aki!' gerutu Sadam. 'Kalo begini, 'kan, jadi enak ngobrolnya. Hadeuw!'
Mbah Jarwo berteriak memanggil istrinya, minta dibuatkan kopi baru serta tambahan kukus pisang galèk. "Eh, geuning ada Mang Sadam. Sudah lama datang, Mang?"
Hot Chapters